Indonesia tampil mengesankan di babak kualifikasi. Tergabung bersama Korea Utara, Hong Kong, dan Timor Leste, skuat arahan Fakhri Husaini sukses merebut status juara grup tanpa terkalahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Timnas Indonesia U-19 vs Korea Utara berakhir imbang 1-1. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma) |
Pertama, PSSI harus segera memperpanjang kontrak Fakhri. Minimal hingga dua tahun ke depan untuk proyeksi Piala Asia 2020 dan Piala Dunia 2021.
PSSI tak boleh melakukan blunder yang sama ketika memberhentikan Luis Milla di tengah jalan. Keputusan tersebut membuat prestasi Timnas Indonesia anjlok di Piala AFF 2019. Buktinya, Hansamu Yama dkk tak mampu lolos dari fase grup.
Timnas Indonesia U-19 menang 4-0 atas Hong Kong. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma) |
Fakhri sudah mengenal kekuatan dan kelemahan para pemain muda yang telah lama ditanganinya. Sebaliknya, para pemain sudah kadung klop dengan strategi dan cara bermain yang diwarisi Fakhri.
Di tangan Fakhri Timnas Indonesia U-16 berhasil menjuarai Piala AFF 2018. Ia terbilang sukses menularkan gairah permainan menyerang dan solid di tim asuhannya.
Kedua, PSSI harus merawat pemain Timnas U-19 yang dipersiapkan mentas di dua event bergengsi, yakni Piala Asia 2020 dan Piala Dunia 2021 saat Indonesia bertindak sebagai tuan rumah.
Timnas Indonesia U-19 kalahkan Timor Leste 4-0. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma) |
Kompetisi usia muda tersebut bisa menjadi dua sisi mata uang. Selain bisa menambah jam terbang, pemain juga rentan cedera jika terlalu diforsir di klub senior.
Sebelum Kualifikasi Piala Asia bergulir, Fakhri sempat kecewa dengan kebijakan Persebaya Surabaya yang menunda Mochammad Supriadi gabung bersama Timnas U-19. Sebab, Supriadi juga diandalkan di tim senior.
"Klub harus hati-hati menggunakan tenaga mereka. Kapan mereka harus main, kapan mereka mesti diserahkan ke Timnas, atau lawan siapa mereka mesti main," ujar Fakhri.
Fajar Fathur Rahman top skor Timnas U-19 di Kualifikasi Piala Asia 2020. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma) |
Selain itu, Fakhri juga khawatir karier pemain muda di Timnas Indonesia U-19 bisa buyar lantaran fisik yang terlalu diforsir. Apalagi sebagian besar personel Timnas U-19 dianggap belum sepenuhnya siap berduel fisik dengan pemain senior.
"Ini dalam rangka merawat aset. Mereka adalah masa depan sepak bola kita," ujar Fakhri.
Euforia Evan Dimas dkk
Indonesia juga pernah memiliki timnas kelompok umur yang membanggakan lewat Evan Dimas dkk. Usai menjuarai Piala AFF U-19 2013, namun jeblok di Piala Asia U-19 2014.
Kesibukan pemain di klub, uji coba berlebihan bertajuk Tur Nusantara, dan eksploitasi besar-besaran di media ditengarai jadi penyebab turunnya penampilan pemain.
Hingga saat ini, hanya tiga pemain yang masih menjadi langganan Timnas Indonesia, yakni Evan Dimas, Zulfiandi, dan Hansamu Yama.
Uji Coba Sepadan
Program uji coba juga menjadi bagian penting untuk mendongkrak mental dan kesolidan tim. Namun, tim yang dihadapi harus didominasi lawan selevel atau yang memiliki kekuatan satu tingkat di atas Indonesia.
PSSI mesti gencar melayangkan proposal laga uji coba kepada lawan yang diinginkan pelatih. Maka, undangan resmi harus dikirim dari jauh-jauh hari agar bisa menyesuaikan jadwal.
Penampilan Timnas Indonesia U-19 jadi hiburan suporter. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma) |
Pada laga tersebut, Indonesia lebih dulu menang 3-1 pada laga yang digelar di Surabaya namun mengalami kekalahan dengan skor identik pada pertemuan kedua di Bali.
Meski demikian, Indonesia berhasil mewujudkan misi lolos ke putaran Piala Asia 2020 usai menjadi juara Grup K di babak kualifikasi. Kini, PSSI punya peran penting menjadi kekompakan Timnas U-19 yang sudah solid di bawah kendali Fakhri Husaini. (har)
Timnas Indonesia U-19 vs Korea Utara berakhir imbang 1-1. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Timnas Indonesia U-19 menang 4-0 atas Hong Kong. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Timnas Indonesia U-19 kalahkan Timor Leste 4-0. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Fajar Fathur Rahman top skor Timnas U-19 di Kualifikasi Piala Asia 2020. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Penampilan Timnas Indonesia U-19 jadi hiburan suporter. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)