Timnas Indonesia Pakai Program Simon Jelang Lawan Malaysia

CNN Indonesia | Senin, 11/11/2019 20:06 WIB
Timnas Indonesia Pakai Program Simon Jelang Lawan Malaysia Timnas Indonesia akan menghadapi Malaysia dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Timnas Indonesia akan melanjutkan program milik pelatih Simon McMenemy jelang pertandingan melawan Malaysia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Bukit Jalil, Selasa (19/11).

Menghadapi laga sarat gengsi itu Timnas Indonesia tidak menggelar persiapan di Jakarta. Seluruh pemain yang sudah dikumpulkan sejak Minggu (10/11) akan diterbangkan ke Kuala Lumpur pada Selasa (12/11) dan mulai berlatih pada Rabu (13/11).

Di Negeri Jiran itu Tim Merah Putih baru melakukan persiapan optimal guna melawan Malaysia. Termasuk salah satunya menggelar laga uji coba melawan klub Liga Super Malaysia, PKNS FC.


Rencananya Indonesia akan melawan PKNS di Kuala Lumpur pada Kamis (14/11). Menurut caretaker pelatih Timnas Indonesia, Yeyen Tumena, agenda uji coba tersebut merupakan warisan Simon McMenemy.

Timnas Indonesia Pakai Program Simon Jelang Lawan MalaysiaTimnas Indonesia menempati posisi juru kunci klasemen sementara di Kualifikasi Piala Dunia 2022. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
"Untuk uji coba Simon sudah mengaturnya sejak awal di tanggal tersebut, ini cuma melanjutkan saja," ujar Yeyen kepada CNNIndonesia.com, Senin (11/11).

Faktor kebugaran pemain jadi alasan tim pelatih Timnas Indonesia tidak menggelar latihan di Jakarta. Terlebih lagi sampai dengan Senin sore beberapa pemain belum bergabung dengan skuat di hotel.

[Gambas:Video CNN]
"Pemulihan pemain akan dilakukan di Malaysia. Di Jakarta hanya kumpul lalu berangkat, karena semua pemain dalam kondisi habis bertanding di liga. Tidak mungkin juga pemain datang ke Jakarta lalu latihan lagi," ucap Yeyen.

Salah satu pemain belakang Timnas Indonesia, Rudolof Yanto Basna, mengusung ambisi besar dalam pertandingan kelima di Grup G melawan Malaysia. Yanto Basna ingin skuat Garuda membalas kekalahan 2-3 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 5 September.

Timnas Indonesia Pakai Program Simon Jelang Lawan Malaysia
"Secara teknis saat di GBK kami tidak bermain buruk, hanya faktor keberuntungan saja. Kami belum beruntung. Lalu mereka bisa bawa poin dari kandang kami, maka kami juga harus bisa bawa poin dari kandang mereka," tutur Yanto Basna.

Mantan pemain Persib Bandung itu mengaku tidak terganggu dengan isu pemecatan Simon dari Timnas Indonesia. Termasuk dengan kisruh Simon yang enggan mendampingi Otavio Dutra dan kawan-kawan di Malaysia.

"Untuk mental masing-masing pemain berbeda. Bagi saya sendiri tidak masalah. Pergantian pelatih dalam sepak bola itu biasa, tapi hubungan kami tetapi baik. Ini pekerjaan kami, jadi mau tidak mau kami tetap melihat ke depan," kata Yanto Basna.

Status Simon bakal pergi ke Malaysia atau tidak belum jelas. Direktur Media PSSI Gatot Widakdo mengatakan pihaknya masih menunggu keputusan Simon sampai dengan malam ini, sesuai dengan batas pendaftaran tim untuk laga melawan Malaysia. (sry/jal)