Capello: Ronaldo Sudah Tiga Tahun Tak Bisa Menggocek Lawan

CNN Indonesia | Selasa, 12/11/2019 03:00 WIB
Capello: Ronaldo Sudah Tiga Tahun Tak Bisa Menggocek Lawan Mantan pelatih Juventus Fabio Capello mengatakan Ronaldo sudah tiga tahun tak bisa menggocek lawan-lawannya. (AFP PHOTO / KIRILL KUDRYAVTSEV)
Jakarta, CNN Indonesia -- Fabio Capello secara tegas menyebut Cristiano Ronaldo sudah tiga tahun belakangan ini tidak bisa menggocek lawan-lawannya.

Kenyataan itu diklaim Capello sebagai salah satu indikasi penurunan kualitas bintang Juventus tersebut.

"Fakta sebenarnya adalah bahwa Ronaldo sudah tidak bisa mendribel melewati para pemain lawan dalam tiga tahun belakangan ini."


"Saya ingat ketika Ronaldo masih mampu melewati lawan-lawannya dan membiarkan mereka tertinggal. Sekarang hal itu tidak terjadi lagi, sementara pemain seperti Douglas Costa dan Paulo Dybala masih bisa," ujar Capello dikutip dari Sportskeeda.

Cristiano Ronaldo saat mencoba mencetak gol ke gawang AC Milan. (Cristiano Ronaldo saat mencoba mencetak gol ke gawang AC Milan. (Marco Bertorello / AFP)
Mantan pelatih Juventus dan Real Madrid itu berkomentar soal performa Ronaldo terkait insiden kemarahan pemain itu kepada pelatih Juve Maurizio Sarri pada laga Juventus vs AC Milan di Stadion Juventus, Minggu (10/11).

Ronaldo disebut-sebut marah kepada sang juru taktik karena ditarik ke luar pada menit 56 dan digantikan Dybala.

Keputusan Sarri rupanya tepat. Dybala yang menggantikan Ronaldo justru mampu membantu Juventus mengalahkan Milan berkat satu-satunya gol pemain Argentina itu.

[Gambas:Video CNN]
Ronaldo sendiri sudah tak tampak di bangku cadangan saat selebrasi kemenangan para penggawa Si Nyonya Tua. CR7 disebut-sebut sudah meninggalkan Stadion Juventus saat laga belum berakhir.

Capello kemudian menilai hal itu bukan tindakan yang terpuji, terlebih bagi pemain sekaliber dunia macam Ronaldo.

Capello: Ronaldo Sudah Tiga Tahun Tak Bisa Menggocek Lawan
"Faktanya bahwa dia tidak duduk di bangku cadangan dan menyampaikan kata-kata yang buruk kepada Sarri. Itu bukan gambaran yang baik."

"Seseorang harus menjadi pemenangnya ketika dia digantikan, tak hanya ketika sesuatunya berjalan baik. Saat ini, Dybala dalam performa yang bagus.


Sebelumnya, Sarri mengatakan kekecewaan Ronaldo merupakan hal normal setelah digantikan oleh Dybala. Dia bahkan senang jika bintang Juventus itu memang marah.

"Seluruh pemain yang tengah mencoba menampilkan permainan terbaik punya hak untuk merasa kecewa selama lima menit ketika mereka diganti."

"Namun secara keseluruhan, seorang pelatih akan lebih khawatir bila sang pemain [Ronaldo] tidak kecewa [dengan pergantian tersebut]," ucap Sarri seperti dikutip dari Football Italia. (bac/bac)