Hong Kong Open: Serangan Balik Kunci Ginting Tekuk Jonatan

CNN Indonesia | Minggu, 17/11/2019 00:42 WIB
Hong Kong Open: Serangan Balik Kunci Ginting Tekuk Jonatan Anthony Ginting susah payah mengalahkan Jonatan Christie di semifinal Hong Kong Open 2019. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebulutangkis Indonesia, Anthony Ginting berhasil mengalahkan Jonatan Christie berkat permainan serangan balik mematikan di semifinal Hong Kong Open 2019, Sabtu (16/11).

Anthony harus melalui permainan tiga gim untuk menyingkirkan Jonatan dengan skor 22-20, 13-21, 21-18.

Di gim pertama, Anthony yang sudah unggul jauh 11-1, pelan-pelan mulai terkejar oleh Jonatan. Kedudukan imbang pada poin 18-18 dan Jonatan bahkan kembali menyamakan kedudukan 20-20. Namun, Ginting bisa mengakhiri gim ini dengan 22-20.


Di gim kedua, Jonatan memimpin perolehan angka cukup jauh. Sebaliknya, Anthony banyak melakukan kesalahan sendiri.

Hong Kong Open: Serangan Balik Kunci Ginting Tekuk JonatanJonatan Christie harus mengakui keunggulan Anthony Ginting. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)
Situasi serupa terjadi di gim ketiga karena Jonatan sudah unggul 13-6. Namun Anthony bisa menyusul dan kedudukan kembali sama kuat 18-18. Tiga poin terakhir pun bisa diamankan Anthony setelah bermain lebih agresif.

"Saya selalu berpikir walaupun skornya ketat, fokus jangan sampai hilang. Kunci kemenangan saya itu setelah interval game ketiga, saya coba terapkan kontrol balik serang. Memang lebih agresif mainnya," ujar Anthony seperti dilansir PBSI.

[Gambas:Video CNN]
"Dari cara main memang berubah. Di awal permainan kan saya mengikuti mainnya Jojo [sapaan akrab Jonatan], memang kami sama-sama nggak bisa mematikan. Pada gim ketiga saya lebih nekat menyerang. Hasilnya tembus atau tidak yang penting berani dulu di akhir-akhir gim itu."

Keberanian Ginting di gim terakhir diakui oleh Jonatan. Pebulutangkis nomor empat dunia itu mengakui kalah berani dari rekan di pelatnas PBSI tersebut.

Hong Kong Open: Serangan Balik Kunci Ginting Tekuk Jonatan
"Di akhir permainan, Anthony memang lebih berani, saya sudah mengeluarkan yang terbaik. Saya harus banyak belajar lagi, tadi salah di keputusan terakhir. Pemain top ten itu kalau ketemu, faktor menangnya juga tergantung keberanian di lapangan. Tadi saya akui memang Anthony lebih berani," kata peraih medali emas Asian Games 2018.

Di babak final, Anthony sudah ditunggu wakil tuan rumah, Lee Cheuk Yiu. Kedua pebulutangkis terakhir kali bertemu di Hong Kong Open 2015 yang dimenangi Anthony dengan skor 21-19, 11-21, 21-12. (jal/jal)