Jokowi Lepas Kontingen SEA Games di Tengah Gerimis

CNN Indonesia | Rabu, 27/11/2019 16:15 WIB
Jokowi Lepas Kontingen SEA Games di Tengah Gerimis Jokowi melepas kontingen SEA Games 2019 di tengah gerimis. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melepas Kontingen Indonesia untuk mengikuti gelaran SEA Games 2019 Filipina, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/11).

Pelepasan para atlet ini berlangsung ketika cuaca di Kota Hujan mendung. Rintik hujan sempat turun saat Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali memberikan laporan terkait SEA Games Filipina.

Jokowi menyerahkan bendera merah putih kepada Ketua National Olympic Committee (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari, kemudian diberikan ke Chief de Mission (CdM) SEA Games 2019 Harry Warganegara.


Acara berlanjut dengan prosesi mencium bendera merah putih oleh Harry, dengan diiringi Lagu Bagimu Negeri.

Jokowi Jokowi melepas kontingen SEA Games 2019 di Istana Kepresidenan Bogor. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Zainudin mengatakan total atlet yang berangkat dalam kejuaraan olahraga kawasan ASEAN ini sebanyak 841 atlet, dengan rincian 60 persen atlet junior dan 40 persen atlet senior.

Ia menyebut kontingen Indonesia mengikuti sekitar 52 cabang olahraga. Ajang multicabang ini akan berlangsung mulai dari 30 November sampai 11 Desember 2019.

Presiden Jokowi menyatakan para atlet ini merupakan wakil dari masyarakat Indonesia untuk tampil di SEA Games. Ia menyebut semangat untuk membawa reputasi Indonesia berada di tangan para atlet.
[Gambas:Video CNN]
"Saya berangkatkan, tim SEA Games ketiga puluh di Filipina tahun 2019," kata Jokowi.

Para atlet SEA Games 2019 sebelumnya dikukuhkan Menpora Zainudin di Hall Basket Senayan, Jakarta, Rabu (27/11) siang.

Jokowi Lepas Kontingen SEA Games di Tengah Gerimis
"Rakyat Indonesia menunggu Anda semua kembali dengan membawa medali emas dan jadi juara pada setiap pertandingan yang dilakukan. Hari ini yang dikukuhkan adalah kontingen tapi mendahului Anda semua beberapa cabor yang sudah berangkat lebih dulu dan bahkan ada yang sudah bertanding," kata Zainudin. (fra/bac)