Edgar Xavier Marvelo: Dua Emas untuk Papa

CNN Indonesia | Selasa, 03/12/2019 13:52 WIB
Edgar Xavier Marvelo: Dua Emas untuk Papa Edgar Xavier Marvelo (tengah) merebut medali emas di SEA Games 2019. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Jakarta, CNN Indonesia -- Atlet wushu Indonesia Edgar Xavier Marvelo mempersembahkan dua emas SEA Games 2019 untuk sang ayah, Lo Tjhiang Meng, yang meninggal beberapa jam sebelum laga final di World Trade Center, Manila, Selasa (3/12).

Edgar berhasil merebut dua medali emas untuk Indonesia dari cabang wushu di hari ketiga SEA Games 2019. Atlet kelahiran Jakarta, 6 Desember 1998, itu merebut emas dari nomor daoshu/gunshu combined putra dan duilian putra.

Melalui akun Instagram miliknya, Edgar mempersembahkan dua medali emas tersebut untuk mendiang ayah yang meninggal beberapa jam sebelum laga final. Ayah Edgar, Lo Tjhiang Meng, meninggal sekitar pukul 01.00 WIB dini hari tadi.


"Dua medali emas, untuk ayah," tulis Edgar melalui Instagram.

Edgar Xavier Marvelo merebut dua medali emas di SEA Games 2019.Edgar Xavier Marvelo merebut dua medali emas di SEA Games 2019. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Edgar juga mengaku sempat berjanji kepada sang ayah untuk meraih medali emas di SEA Games 2019. Janji itu diungkapkan Edgar sebelum sang ayah meninggal.

[Gambas:Instagram]
"Sebelum alat bantu dicopot, [saya] ada ngomong juga sama papa, kalau saya janji akan melakukan ini untuk papa. Saya sudah telepon mama, kabarin semua, saya belum bisa pulang ke Indonesia karena ada musibah badai di Filipina, mungkin baru besok pagi pulang," ujar Edgar usai pertandingan final.

Edgar Xavier Marvelo: Dua Emas untuk Papa
Sementara itu Sekjen Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI), Ngatino, memberi apresiasi kepada Edgar yang tetap tampil di final meski sang ayah baru saja meninggal. Pengorbanan Edgar membuat PB WI telah memenuhi target dua medali emas.

"[Edgar] sempat down, tapi perjuangan Edgar terbayar sudah dengan upacara medali. Nanti dia langsung diantar ke rumah duka. Dua target medali emas kami sudah tercapai. Kami mau lebih karena ada peluang di sana. Mudah-mudahan bisa bertambah," ujar Ngatino kepada CNNIndonesia.com. (TTF/jal)