Ibu Tak Mengharapkan Messi Raih Ballon d'Or 2019

CNN Indonesia | Jumat, 06/12/2019 00:54 WIB
Ibu Tak Mengharapkan Messi Raih Ballon d'Or 2019 Lionel Messi meraih Ballon d'Or 2019. (FRANCK FIFE / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lionel Messi tidak diharapkan sang ibu, Celia Cuccittini, meraih trofi Ballon d'Or 2019 dengan mengalahkan Virgil van Dijk dan Lionel Messi.

Meski demikian, Cuccittini tetap senang dengan torehan anaknya yang meraih Ballon d'Or keenam. Catatan tersebut membuat Messi jadi pemain terbanyak peraih Bola Emas itu, mengalahkan Ronaldo yang baru lima kali meraih trofi.

"Saya sangat senang, kami tidak mengharapkan Messi memenangi penghargaan itu. Kami pikir yang kelima adalah terakhir, jadi ini kejutan yang indah," ujar Cuccittini dikutip dari FOX Sports Asia.


Menurut Cuccittini, pemain berjuluk La Pulga itu merupakan sosok yang selalu memberikan kejutan untuk keluarga.

"Dia selalu membuat saya senang. Dia tidak pernah berhenti memberikan kejutan kepada kami setiap hari dengan pencapaiannya. Untuk semua itu, dia orang yang hebat, itu yang utama," ucap Cuccittini.

Celia Cuccittini tidak senang Lionel Messi dikritik habis-habisan di timnas Argentina.Celia Cuccittini tidak senang Lionel Messi dikritik habis-habisan di timnas Argentina. (AFP)
Sang ibu juga menyinggung soal kritik yang kerap dialamatkan banyak pihak kepada Messi. Terutama soal bintang Barcelona itu yang belum memberikan trofi kepada timnas Argentina.

[Gambas:Video CNN]
"Anda bisa mengkritik tanpa menyinggung atau tanpa mengolok-olok. Dan sebagai seorang ibu [itu] jelas menyakitkan," tutur Cuccittini.

"Tentu saja tidak semua orang harus menyukainya. Seluruh keluarga tahu bahwa kami berutang kepada Argentina. Tetapi siapa yang lebih mengingkan gelar Piala Dunia atau Copa America dibanding Lionel?" kata Cuccittini menambahkan.

Ibu Tak Mengharapkan Messi Raih Ballon d'Or 2019
Bahkan dikatakan Cuccittini, pihak keluarga juga sering memberikan koreksi jika Messi bermain buruk.

"Tentu saja itu [kritik] akan diberikan ketika dia bermain buruk. Kami melakukannya sendiri. Kami memberitahunya, saya memberitahunya," ucap Cuccittini. (sry/bac)