Peluang Indonesia dan 45 Emas di SEA Games 2019

CNN Indonesia | Sabtu, 07/12/2019 07:40 WIB
Peluang Indonesia dan 45 Emas di SEA Games 2019 Indonesia menargetkan perbaikan perolehan medali dan peringkat di SEA Games 2019. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sampai hari keenam gelaran SEA Games 2019 Filipina berakhir pada Jumat (6/12) malam, Indonesia berada di peringkat kedua klasemen perolehan medali dengan raihan 40 emas, 41 perak dan 47 perunggu.

Jumlah itu sudah hampir memenuhi perolehan medali yang diharapkan bisa dibawa pulang kontingen Indonesia. Kemenpora menargetkan perolehan 45 medali emas dalam keikutsertaan Merah Putih di SEA Games 2019 untuk memperbaiki peringkat di gelaran sebelumnya.

Indonesia berada di peringkat kelima dalam klasemen perolehan medali di SEA Games 2017 Kuala Lumpur Malaysia. Total raihan 38 emas, 63 perak dan 90 perunggu.


Di sisi lain, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mematok target lebih tinggi daripada yang diminta Kemenpora. Ia meminta kontingen Indonesia bisa naik ke peringkat kedua klasemen medali di SEA Games Filipina yang sampai saat ini sudah bisa terpenuhi.

Antara 45 Emas dan Peluang Indonesia di SEA Games 2019Sekitar 800 lebih atlet Indonesia tampil di SEA Games 2019. (CNN Indonesia/ Bisma Septalisma)
Lewat capaian yang diraih sampai hari keenam kemarin, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali yakin target perolehan medali yang diharapkan bisa tercapai.

"Insya Allah Indonesia masih memiliki peluang untuk meningkatkan perolehan emas. Kita lihat beberapa hari ke depan ya [jumlah tambahan medali]," kata Zainudin melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Jumat (6/12).

Indonesia hanya perlu lima medali emas untuk mencapai target di SEA Games kali ini dalam sisa lima hari terakhir, sampai penutupan digelar pada 11 Desember mendatang.

Target 45 medali emas masih bisa bertambah melalui kejutan-kejutan prestasi yang dicapai para atlet yang berjuang, namun ada juga beberapa cabor yang meleset dari target yang telah ditetapkan. Sebut saja atlet wushu Edgar Xavier Marvello yang gagal di nomor changquan yang merupakan andalannya.

Antara 45 Emas dan Peluang Indonesia di SEA Games 2019Edgar Xavier Marvelo menjadi andalan Indonesia di cabang olahraga wushu. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Beruntung Edgar mampu membalas kegagalan di nomor daoshu/gunshu dan nomor duilian. Bahkan dua emas itu disabet di tengah-tengah duka meninggalnya sang ayah beberapa jam sebelum pertandingan.

Kegagalan tim balap sepeda Indonesia di nomor MTB putra yang menjadi target medali emas dibayar tuntas Aiman Cahyadi di nomor road race individual time trial putra. Masih ada peluang untuk bisa mencapai target tiga emas balap sepeda dari nomor team time trial dan BMX putra.

Pencak silat juga gagal memenuhi target dua medali emas yang diharapkan datang dari nomor seni putra dan nomor tanding kelas D 60-65 kg putra. Tapi dua nomor lain yang di luar prediksi menyelamatkan wajah pencak silat Indonesia di Asia Tenggara lewat pencapaian Suci Wulandari di nomor tanding kelas A 45-50 kg serta Puspa Arum Sari di nomor seni tunggal putri.

Selain itu masih ada peluang dari beberapa nomor di beberapa cabang olahraga yang diprediksi bisa menyumbangkan medali emas.

Antara 45 Emas dan Peluang Indonesia di SEA Games 2019Agus Prayogo menjadi yang tercepat di nomor lari maraton putra SEA Games 2019. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Cabor atletik, yang ditargetkan meraih empat keping emas, sudah mulai menyumbang emas melalui Agus Prayogo dari nomor maraton putra usai mencatatkan waktu 2 jam 26 menit 48 detik. Agus mengalahkan Namket Samchai yang meraih perak dengan catatan 2 jam 27 menit 18 detik serta Muahamad Muhaizar yang membawa pulang perunggu.

Akuatik juga masih berburu target empat medali emas yang diprediksi berasal dari 50 dan 200 meter gaya punggung putra, 10 km renang terbuka putra serta 100 meter gaya punggung putri. Sebelumnya, satu emas sudah dipersembahkan akuatik dari polo air putra.

Cabor panahan juga ditarget untuk menambah dua raihan medali emas buat Kontingen Indonesia dari nomor individual recurve putri dan mix recurve tim.

Setelah menyumbangkan satu medali emas dari nomor tim beregu putra, bulutangkis juga masih berpeluang menambah peroleh medali di nomor perserorangan baik tunggal putra dan putri serta ganda putra, putri, dan campuran.

Antara 45 Emas dan Peluang Indonesia di SEA Games 2019Tim badminton putra Indonesia berada di podium tertinggi SEA Games 2019. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Cabor dayung juga diprediksi bakal menambah raihan emas Merah Putih setelah nomor kano double 1000 meter putra, Anwar Tarra dan Yuda Firmansyah menjadi yang terbaik. Nomor individual kano 200 meter putri serta perahu naga campuran 22 pedayung 100 meter. Dua target tambahan emas juga diharapkan dari nomor rowing lightweight double scull putra dan putri berpasangan.

Voli pantai juga ditarget untuk mendapatkan medali emas dari nomor tim putra atau tim putri. Cabor kurash, e-sports, surfing, soft tenis, tinju, skateboard masing-masing diharapkan bisa menyumbangkan satu emas.

[Gambas:Video CNN]
Taekwondo dan karate yang ditarget dua medali emas dari SEA Games 2019 juga masih menunggu giliran untuk dimainkan.

Kejutan prestasi membanggakan datang dari cabang menembak yang meraih enam dari target sebelumnya satu medali emas. Tak hanya itu, boling juga meraih tiga emas, melebihi target satu emas yang diharapkan.

Judo dan sambo yang ditarget menyumbang satu emas juga mampu meraih capaian yang lebih baik. Judo meraih dua emas dan sambo mendulang empat emas. Angkat besi pun berhasil meraih empat emas dari tiga yang ditargetkan.

"Baru sepertiga SEA Games kita sudah dapat lebih dari separuh target emas. Kami optimistis bisa memenuhi target. Kejutan ada karena yang kami prediksi adalah yang optimis, tapi cabor juga banyak simpan potensi. Kalau saya target 50 medali emas bisa tercapai," ucap Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Harry Warganegara. (ttf/har)