Final SEA Games Tak Sebesar Sakratulmaut bagi Indra Sjafri

CNN Indonesia | Selasa, 10/12/2019 10:45 WIB
Final SEA Games Tak Sebesar Sakratulmaut bagi Indra Sjafri Indra Sjafri (ketiga dari kiri) memimpin Timnas Indonesia di SEA Games 2019. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Timnas Indonesia Indra Sjafri menegaskan tidak memiliki beban dalam laga final SEA Games 2019 melawan Vietnam.

Indra merasa final SEA Games bukan sesuatu yang besar dan tak merasa tegang menghadapi final pertama di ajang pesta olahraga negara Asia Tenggara.

"Ini hanya final SEA Games. Kenapa harus stres? Kalau sakratulmaut tidak apa-apa kita stres," kata Indra dikutip dari Antara.


Mantan pemain PSP Padang itu memahami sorotan besar kepada Saddil Ramdani dan kawan-kawan lantaran memiliki peluang menjuarai cabang olahraga SEA Games, mengulang raihan Timnas Indonesia 28 tahun lalu.

Final SEA Games Tak Sebesar Sakratulmaut bagi Indra SjafriIndra Sjafri memberi arahan kepada pemain-pemain Timnas Indonesia U-23. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Indra pun menyebut anak asuhnya tak terpengaruh dengan hal-hal di luar lapangan dan tetap fokus mempersiapkan diri sebelum berhadapan dengan tim Golden Dragons.

"Yang penting adalah niat baik, usaha yang keras dan doa. Kami harus berjuang karena hanya ada dua pilihan yaitu kita yang menang atau mereka," ucap Indra.

[Gambas:Video CNN]
Situasi latihan terakhir Timnas Indonesia jelang final juga berlangsung dengan penuh canda. Beberapa pemain saling bersenda gurau, termasuk Egy Maulana Vikri.

Final kali ini merupakan yang pertama bagi Timnas Indonesia sejak SEA Games 2013. Enam tahun lalu di Myanmar, tim Merah Putih kalah 0-1 dari Thailand.
Final SEA Games Tak Sebesar Sakratulmaut bagi Indra Sjafri


Perjumpaan di final melawan Vietnam merupakan yang pertama bagi Indonesia. Dalam enam final sebelumnya, tim Garuda tiga kali bertemu Malaysia dan tiga kali berjumpa Thailand.

Pada SEA Games kali ini, Indonesia sudah pernah bertemu Vietnam pada fase grup. Ketika itu gol Sani Rizki Fauzi sempat membuat Indonesia memimpin 1-0 pada babak pertama sebelum kebobolan dua kali dan harus mengakui keunggulan Vietnam hingga laga usai. (nva/ptr)