Tae Yong: Saya Tolak Klub China dan Pilih Indonesia

CNN Indonesia | Senin, 23/12/2019 19:26 WIB
Pelatih asal Korea Selatan Shin Tae Yong mengaku menolak klub Liga China, Shenzen FC, dan lebih memilih melatih Timnas Indonesia. Shin Tae Yong menolak klub China dan memilih Timnas Indonesia. (JUNG Yeon-Je / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih asal Korea Selatan Shin Tae Yong mengaku menolak klub Liga China, Shenzen FC, dan lebih memilih melatih Timnas Indonesia.

Tae Yong belum resmi menjadi pelatih Tim Merah Putih. Tetapi, rumor di Korea Selatan dan Indonesia sendiri menyebut mantan pelatih Seongnam FC itu akan segera menangani Skuat Garuda.

Menurut Daum, Tae Yong mengaku ditawari kontrak bagus oleh klub China selain Timnas Indonesia.


Tetapi, pelatih berusia 50 tahun lebih menjatuhkan pilihan kepada Timnas Indonesia dan menolak pinangan tim dari Negeri Tirai Bambu tersebut.

"Tim dari China meminta saya menandatangani kontrak. Tetapi saya tidak memikirkan itu, saya lebih memilih Indonesia," ucap Tae Yong dikutip dari Daum.

Shin Tae Yong membawa Korea Selatan kalahkan Jerman di Piala Dunia 2018.Shin Tae Yong membawa Korea Selatan kalahkan Jerman di Piala Dunia 2018. (Benjamin CREMEL / AFP)
Sebelumnya, Spotvnews memberitakan Tae Yong akan resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia usai Natal, Rabu (25/12).

Mantan pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 di Rusia itu akan terbang ke Indonesia pada Kamis (26/12).

[Gambas:Video CNN]
Tae Yong direncanakan akan melakukan finalisasi kontrak dengan PSSI untuk melatih Tim Merah Putih pada 26-27 Desember nanti.

Pelatih kelahiran Yeongdeok itu memiliki karier yang gemilang baik sebagai pematin maupun arsitek tim.

Tae Yong: Saya Tolak China dan Pilih Indonesia
Semasa jadi pemain, Tae Yong kerap meraih berbagai trofi domestik maupun di level Asia. Ia juga pernah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Korea Selatan.

Karier pelatih Tae Yong dihiasi dengan trofi Liga Champions Asia dan Piala Korea Selatan bersama Seongnam. Sedangkan ketika melatih timnas Korsel, Tae Yong menjuarai Piala Asia Timur 2017 dan mengalahkan Jerman 2-0 di Piala Dunia 2018. (sry/jal)