Alisson dan Van Dijk adalah dua pemain yang didatangkan The Reds dalam dua musim terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di musim berikutnya, perbaikan posisi penjaga gawang dilakukan Liverpool dengan mendaratkan Alisson Becker dari AS Roma.
Alisson Becker jadi salah satu kunci kesuksesan Liverpool. (AP Photo/Hassan Ammar) |
Setelah kedatangan Van Dijk dan Alisson, performa Liverpool langsung menanjak. Van Dijk mengantar tim asal Kota Pelabuhan itu jadi runner-up Liga Champions usai dikalahkan Real Madrid 1-3.
[Gambas:Video CNN]
Tetapi di Liga Inggris Liverpool gagal berbicara banyak setelah hanya puas menempati peringkat keempat klasemen akhir 2017/2018.
Peningkatan dialami Mohamed Salah dan kawan-kawan di musim berikutnya, Liga Inggris 2018/2019. Liverpool lebih superior di musim tersebut dengan menjadi juara Liga Champions setelah menumbangkan klub Inggris lain, Tottenham Hotspur.
Kombinasi Van Dijk dan Alisson pada musim 2018/2019 juga memberikan dampak besar bagi Liverpool soal kebobolan. Di musim itu total The Reds hanya kemasukan 38 gol dari 53 pertandingan.
Belum lama ini Van Dijk dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Eropa, Pemain Terbaik Liga Inggris, hingga bek terbaik Eropa. Sedangkan Aliison meraih Kiper Terbaik FIFA dan Kiper Terbaik Liga Inggris setelah hanya kebobolan 27 gol dari 51 laga di semua ajang.
Melihat rapor positif usai kedatangan Van Dijk dan Alisson, Liverpool mendapatkan hasil yang sepadan dari harga mahal yang mereka berikan kepada Southampton serta Roma. Keduanya menjadi tambahan yang penting untuk Si Merah. (sry/nva)
Alisson Becker jadi salah satu kunci kesuksesan Liverpool. (AP Photo/Hassan Ammar)