3 Tugas Berat Setien di Barcelona

CNN Indonesia | Selasa, 14/01/2020 08:15 WIB
3 Tugas Berat Setien di Barcelona Quique Setien punya tugas berat di Barcelona. (CRISTINA QUICLER / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Quique Setien memiliki tugas berat dalam mengemban tugas sebagai pelatih baru Barcelona. Berikut tiga pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Setien di Barcelona.

Quique Setien mengambil alih perah Ervesto Valverde di saat kondisi Barcelona belum stabil. Klub berjuluk Blaugrana ini masih inkonsisten di sepanjang musim 2019/2020.

Di tangan Setien, Barcelona diharapkan kembali ke habitatnya sebagai klub juara di level domestik dan jadi tim yang disegani di Liga Champions.


Saat ini klub asal Catalunya itu masih berkiprah di tiga kompetisi dan berpeluang menjadi juara. Di La Liga, Barcelona menempati puncak klasemen, tampil di babak 32 besar Copa del Rey, dan bakal melawan Napoli di babak 16 besar Liga Champions.

Meski demikian, sebelum bermimpi juara di tiga ajang tersebut, Setien perlu lebih dahulu menyelesaikan sejumlah masalah di Barcelona. Berikut tiga pekerjaan rumah Setien di Barcelona:

1. Ruang Ganti Tak Kondusif

Masalah ruang ganti Barcelona muncul usai ditinggal Neymar pada 2017/2018 dan masih bertahan hingga kini. Pasalnya, belum ada penyerang sayap yang sepadan dengan Neymar.

Sejumlah pengganti didatangkan Valverde, mulai dari Ousmane Dembele hingga Antoine Griezmann. Tetapi, keduanya tidak juga tampil memuaskan.

Kedatangan Antoine Griezmann bikin ruang ganti Barcelona tak kondusif.Kedatangan Antoine Griezmann bikin ruang ganti Barcelona tak kondusif. Pelatih Quique Setien memiliki tantangan berat dalam mengemban tugas sebagai pelatih baru Barcelona. Berikut pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan Setien di Barcelona.
Terlebih lagi, Lionel Messi yang saat ini menjadi kapten Barcelona dirumorkan tidak terlalu senang dengan kedatangan keduanya.

Dalam beberapa momen, Messi lebih memilih memberikan operan kepada Luis Suarez dibanding Griezmann. Sebelumnya, Griezmann juga mengakui sulit membangun hubungan dengan Messi.

Selain Messi dan Griezmann, bek Gerard Pique juga pernah melontarkan kritik kepada manajemen Barcelona dan memunculkan isu perpecahan di ruang ganti klub tersebut.

[Gambas:Video CNN]
2. Banyak Pemain Cedera

Di musim ini kedalaman skuat Barcelona tidak seperti musim-musim sebelumnya. Terutama di lini belakang yang sedikit mengkhawatirkan. Pemain-pemain seperti Clement Lenglet atau Samuel Umtiti belum tampil solid di pertahanan, sementara Pique mulai kehilangan ketangguhannya sebagai tembok pertahanan.

Umtiti yang awalnya diharapkan jadi pasangan ideal bagi Pique juga kerap cedera. Selain itu, saat ini Barcelona memiliki tiga pemain yang juga tengah naik meja perawatan: Arthur, Ousname Dembele, dan Luis Suarez.

3 Setien di Barcelona
Dembele dan Suarez jadi tumpuan lini serang Barcelona. Hanya saja, Dembele lebih sering cedera sejak direkrut pada 2017/2018. Sementara itu, Suarez harus menepi selama empat bulan ke depan.

3. Pemain Andalan Makin Tua

Regenerasi di Barcelona sedikit tersumbat. Sampai dengan saat ini belum banyak pemain muda yang bisa diandalkan dan menjadi investasi bagi pelatih Barcelona ke depan.

Di antara satu pemain muda yang bisa diharapkan hanya Ansu Fati. Selain gelandang Frenkie de Jong yang merupakan rekrutan anyar musim ini.

Dua bek Jea Clair Todibo dan Junior Firpo masih jarang dapat kesempatan bermain. Sementara itu, pemain-pemain seperti Pique, Sergio Busquets, Ivan Rakitic, Arturo Vidal, dan Suarez sudah berusia di atas 30 tahun. (sry/bac)