Dilansir media Jepang Live Door, Momota melontarkan pernyataan tersebut kepada pelatih kepala badminton Negeri Sakura, Park Joo Bong.
"Apakah saya masih bisa bermain badminton?" ujar Momota tak lama setelah kondisinya stabil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil yang ditumpangi Kento Momota ringsek setelah menabrak truk. (Bomba Malaysia via AP Photo) |
[Gambas:Video CNN]
Akibat kecelakaan tersebut Momota mengalami retak tulang hidung, retak tulang dahi, dan harus mendapat jahitan di bagian bibir. Tak lama usai kejadian, Momota dibawa ke Rumah Sakit Putrajaya.
Momota dirawat bersama pelatih Hirayama Yu, fisioterapis Morimoto Akifumi, dan petugas BWF William Thomas yang juga menumpangi minibus tersebut. Sementara sopir minibus, Bavan Nageswarau, meninggal di tempat setelah bagian depan minibus menabrak bagian belakang truk anah di kilometer 13 Jalan Raya Maju Expressway, Putrajaya.
Mobil minibus yang ditumpangi Momota mengalami kecelakaan maut dalam perjalanan dari hotel di Bukit Jalil menuju Bandara Internasional Kuala Lumpur.
Kecelakaan terjadi kurang dari 24 jam usai Momota memastikan gelar Malaysia Masters 2020 usai mengalahkan Viktor Axelsen di final, Minggu (12/1). Momota sendiri sudah memastikan mundur di ajang Indonesia Masters 2020 sebelum kecelakaan terjadi. (jal/nva)
Mobil yang ditumpangi Kento Momota ringsek setelah menabrak truk. (Bomba Malaysia via AP Photo)