Seto tak diperpanjang kontraknya sebagai pelatih di klub Liga 1 itu dan digantikan Perez. Pelatih asal Spanyol itu merupakan mantan asisten Luis Milla di Timnas Indonesia.
Lihat juga:Klopp Si 'Master Bursa Transfer' Liverpool |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PSS Sleman saat menghadapi Persebaya. (ANTARA FOTO/Moch Asim) |
Lihat juga:Jadwal Babak 16 Besar Indonesia Masters 2020 |
"Mereka hanya sanggup memberikan kenaikan gaji sekitar 30 persen. Saya katakan akan konsultasi dahulu dengan keluarga. Bukan berarti saya menolak," kata Seto.
Tak ada komunikasi lagi antara Seto dan pihak klub sejak pertemuan itu. Namun, dia mengaku kaget ketika manajemen memutuskan menggantinya dengan Eduardo Perez di kursi pelatih pada Kamis (16/1) pagi.
Sementara itu, CNNIndonesia.com sempat mencoba menghubungi Fatih untuk meminta konfirmasi, namun tak ada respons dari CEO PSS tersebut.
Sebelumnya, suporter fanatik PSS, Brigata Curva Sud (BCS), mengungkapkan kemarahan mereka di media sosial dengan meramaikan tagar #BCSMelawan memprotes keputusan klub mendepak Seto.
Elang Jawa jadi satu-satunya tim promosi yang bertahan. Bahkan, PSS sukses mengunci posisi di peringkat delapan klasemen Liga 1 2019.
"Jungkir balik tanpa imbal balik," demikian kalimat yang diviralkan para netizen fan PSS di Twitter di tagar #BCSMelawan.
BCS berencana mengadakan pertemuan malam ini untuk membuat pernyataan sikap.
[Gambas:Video CNN] (bac/jun)
PSS Sleman saat menghadapi Persebaya. (ANTARA FOTO/Moch Asim)