Kekalahan dari peringkat 21 dunia, Thom Gicquel/Delphine Delrue, tidak ditanggapi berlebihan oleh Praveen/Melati. Pasangan ganda campuran terbaik Indonesia itu tetap fokus di kejuaraan dengan level lebih tinggi ketimbang Indonesia Masters yang merupakan kejuaraan level Super 500.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti gagal melangkah ke semifinal Indonesia Masters 2020. (dok. PBSI) |
"Beda sama kami yang main di tempat sendiri dan ada beban buat menang. Tapi yang penting kami sudah memberikan yang terbaik," kata Praveen usai pertandingan.
Pasangan yang dibentuk pada 2018 itu mengatakan pasangan Prancis itu tidak terlalu istimewa secara teknik, namun memiliki strategi permainan yang cukup baik.
Melati hanya menyayangkan penyelesaian akhir yang kurang baik di gim ketiga yang membuat mereka gagal melaju ke semifinal.
"Di gim terakhir disayangkan ya, karena di awal bisa mimpin jauh cuma pas setelah poin 11 itu banyak bola mati sendiri . Dari poin 11 ke 20 finishing kita mati sendiri terus di poin-poin kritisnya itu," ucap Melati menambahkan. (ttf/nva)
Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti gagal melangkah ke semifinal Indonesia Masters 2020. (dok. PBSI)