Suara Sedih Dunia Basket untuk Kematian Kobe Bryant

Tim, CNN Indonesia | Senin, 27/01/2020 10:57 WIB
Suara Sedih Dunia Basket untuk Kematian Kobe Bryant Kareem Abdul Jabbar menyebut Kobe Bryant sebagai salah satu olahragawan hebat. (Kevork Djansezian/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kobe Bryant meninggal dunia dalam suatu kecelakaan helikopter di California, Amerika Serikat pada Minggu (26/1). Ia meninggal dunia di usia 41 tahun meninggalkan demikian banyak jejak di dunia basket, mulai dari rekor poin terbanyak keempat sepanjang sejarah NBA hingga lima kali juara bersama LA Lakers.

Pemain yang dijuluki sebagai Si Mamba Hitam ini memang dikenal sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa. Ia bahkan terpilih18 kali masuk ke dalam tim NBA All Stars.

Kepergian dini Kobe Bryant ini menimbulkan duka di kalangan basket. Berikut adalah tribut yang diberikan para mantan pebasket, mereka yang masih aktif bermain atau para pengurus.
Duka Dunia Basket untuk Kobe BryantKobe Bryant meninggal dunia karena kecelakaan helikopter di California, Amerika Serikat. (AP Photo/Chris Carlson)

Komisioner NBA Adam Silver


Keluarga besar NBA sangat terpukul atas kepergian Kobe Bryant dan putrinya, Gianna. Selama 20 musim, Kobe menunjukkan pada kami hal-hal yang mungkin dilakukan ketika talenta luar biasa disokong keinginan kuat untuk menang. Ia adalah salah satu pemain paling luar biasa dalam sejarah dan dengan pencapaian yang tak kalah legendaris: lima gelar juara NBA, penghargaan MVP, 18 kali terpilih jadi masuk NBA All-Star, dan dua medali emas Olimpiade.

Namun di seluruh dunia ia akan lebih dikenang karena kemampuannya untuk menginspirasi orang untuk bermain basket dan berkompetisi sebaik mungkin. Ia sangat murah hati dalam membagikan pemikiran-pemikirannya dan ia menjadikan hal ini sebagai misinya, yaitu berbagi dengan generasi masa depan. Ia juga bahagia membagikan rasa cintanya pada basket ke Gianna.

Kami mengirimkan belasungkawa untuk istrinya, Vanessa, dan keluarganya, pengurus klub Lakers dan juga seluruh dunia olahraga.
Duka Dunia Basket untuk Kobe BryantKobe Bryant berusia 41 tahun ketika meninggal dunia karena kecelakaan helikopter. (AP Photo/Mark J. Terrill)

Pelatih San Antonio Spurs Gregg Popovich

Semua orang sangat emosional menyikapi tragedi Kobe. Kami semua tahu betapa dia adalah pemain yang hebat. Namun ia bukan hanya soal menampilkan permainan yang hebat, ia adalah seorang pesaing yang sukar ditandingi. Itu yang membuat semua orang tertarik padanya; memiliki fokus, rasa bersaing, dan keinginan untuk menang.

Ini adalah tragedi. Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan perasaan semua orang tentang kehilangan ini. Kami semua memikirkan keluarga Kobe dan proses yang sedang mereka alami saat ini. Sebaiknya pikiran kita ditujukan pada mereka.

Legenda Basket Michael Jordan

Saya syok mendengar kabar berpulangnya Kobe dan Gianna. Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan luka yang saya rasakan. Saya sayang pada Kobe -- dia seperti adik saya sendiri. Kami sering berbincang dan saya akan merindukan percakapan kami. Ia adalah pesaing yang hebat, salah satu raksasa di dunia basket dan juga dorongan yang luar biasa. Kobe juga seorang ayah yang sangat mencintai keluarganya -- dan juga bangga pada kecintaan putrinya untuk basket.

Mantan rekan Bryant di LA Lakers, Shaquille O'Neal

Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan rasa sakit yang saya rasakan dengan tragedi ini, kehilangan keponakan saya Gigi dan saudara saya Kobe Bryant. Saya sayang padamu dan kamu akan dirindukan. Belasungkawa saya untuk keluarga Bryant dan keluarga penumpang lainnya di helikopter tersebut.
Duka Dunia Basket untuk Kobe BryantKobe Bryang merebut lima gelar juara NBA bersama LA Lakers. (STAN HONDA / AFP)

Legenda Basket Kareem Abdul Jabbar

Sangat sukar bagi saya untuk menggambarkan rasa duka ini ke dalam kata-kata. Ketika ia masih seorang remaja berusia 11-12 tahun saya pernah bertemu dengannya, saat ia bersama dengan ayahnya, Joe, seorang pemain 76-ers yang juga teman saya.

Sangat sukar bagi saya untuk membayangkan bagaimana ini mempengaruhi Joe dan istrinya. Kepada keluarga Kobe, saya ingin mengirimkan belasungkawa dan doa.

Kobe adalah pria yang mementingkan keluarga, ia mencintai istri dan putrinya. Dia adalah atlet yang hebat, dan juga pemimpin dalam banyak hal. Ia menginspirasi generasi baru di dunia basket. Ia adalah salah satu pemain termuda yang lulus SMA dan langsung bermain di NBA, dan tampil sangat baik serta memenangkan pertandingan. Dan menjadi salah satu peraih poin terhebat LA Lakers sepanjang masa.

Saya mendapatkan kehormatan melihat langsung ia mencetak 81 poin, dan saya akan mengingatnya sebagai salah satu momen dalam hidup saya untuk belajar. Kobe, duka saya untukmu. Pergilah dalam damai, anak muda. Duka ini sukar untuk dipahami.
(vws)