Tak Ada Ampun bagi Rossi Jika Gagal di MotoGP 2020

CNN Indonesia | Rabu, 05/02/2020 15:55 WIB
Valentino Rossi dinilai tidak bisa lagi mengelak dengan berbagai alasan jika gagal tampil kompetitif di MotoGP 2020. Valentino Rossi bakal menjalani musim penentuan pada 2020. (JOSE JORDAN / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Valentino Rossi dinilai tidak bisa lagi mengelak dengan berbagai alasan jika gagal tampil kompetitif di MotoGP 2020.

Pengamat sekaligus manajer pebalap MotoGP Carlo Pernat meyakini Rossi melakukan segala cara untuk memperbaiki performa di atas trek pada musim ini.

"Ini adalah tahun penentuan bagi Valentino dan fannya. Kartu yang berbahaya telah dimainkan, bisa saja ini menjadi blunder," kata Pernat.


"Motor sudah berjalan, [Fabio] Quartararo, [Maverick] Vinales, dan [Franco] Morbidelli telah membuktikannya. Dia selalu berkata dalam kondisi yang baik dan bugar, dengan demikian masalah ada di tim. Dengan mengganti kru dia tidak memiliki alibi. Jika dia gagal maka itu adalah kesalahannya," sambung Pernat.

Tak Ada Ampun bagi Rossi Jika Gagal di MotoGP 2020Valentino Rossi gagal tampil memukau pada MotoGP 2019. (JOSE JORDAN / AFP)
Setelah finis di peringkat ketujuh pada MotoGP 2019, Rossi memang menjadikan MotoGP 2020 sebagai patokan untuk menentukan masa depan di ajang balap motor kelas dunia tersebut.

Setelah musim 2020 berakhir, Rossi belum menandatangani kontrak dengan tim manapun. Sementara tim Monster Energy Yamaha sudah memastikan kontrak Vinales dan Quartararo.

[Gambas:Video CNN]

Kendati demikian, tim Yamaha memberi kepastian tetap bakal mendukung Rossi dengan motor dan mesin yang unggul jika The Doctor memilih melanjutkan karier di MotoGP 2021.

Terlepas dari Yamaha yang tetap ingin mengamankan jasa Rossi, muncul isu pula mengenai Aprilia.
Tak Ada Ampun bagi Rossi Jika Gagal di MotoGP 2020

"Bagi saya Aprilia, jika benar mereka kembali ke persaingan papan atas, mereka bisa memberi motor untuk VR46 melewati tim Gresini, untuk menjadikannya sebagai pemilik dan manajer."

"Mereka bisa memiliki tim Moto3, Moto2, MotoGP. Sejauh yang saya tahu mereka sudah membicarakannya, meskipun kemungkinan meninggalkan Yamaha cukup jauh bagi saya," ujar Pernat dikutip dari Sportal. (nva/sry)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK