Rossi: Gabung Petronas Yamaha di MotoGP Opsi Terbaik

CNN Indonesia | Jumat, 07/02/2020 15:11 WIB
Rossi: Gabung Petronas Yamaha di MotoGP Opsi Terbaik Valentino Rossi membuka peluang gabung Petronas Yamaha. Marco Bertorello / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap veteran MotoGP Valentino Rossi membuka peluang bergabung dengan Petronas Yamaha di MotoGP 2021 setelah kontraknya bersama tim pabrikan Yamaha tidak diperpanjang.

Monster Energy Yamaha memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak Rossi usai MotoGP 2020. Posisi The Doctor di tim digantikan pebalap Petronas Yamaha Fabio Quartararo.

Rossi sudah menyatakan akan mengambil keputusan di pertengahan musim MotoGP 2020 terkait masa depan. Jika masih bisa tampil kompetitif maka pebalap asal Italia itu akan melanjutkan karier di MotoGP.


Pihak Yamaha juga sudah menyatakan siap memberi Rossi sepeda motor spec-tim pabrikan. Rossi pun menganggap bergabung dengan Petronas Yamaha merupakan pilihan yang masuk akal di MotoGP 2021.

Valentino Rossi akan meninggalkan tim pabrikan Yamaha usai MotoGP 2020.Valentino Rossi akan meninggalkan tim pabrikan Yamaha usai MotoGP 2020. (JOSE JORDAN / AFP)
"Bagi saya Petronas Yamaha adalah pilihan terbaik. Situasi tim sangat bagus. Mereka punya tim yang bagus, tim muda, jadi mereka bisa berkembang. Mereka punya uang. Mereka tim serius," ujar Rossi dikutip dari Crash.

Rossi: Gabung Petronas Yamaha Opsi Terbaik
"Bagi saya penting untuk terus menunggangi sepeda motor M1. Berganti tim pabrikan tidak mudah, tidak pernah mudah, terutama di usia dan di titik karier saya saat ini," sambung Rossi.

Pihak Petronas Yamaha sendiri kepada CNNIndonesia.com sempat menyatakan merekrut Rossi tidak ada dalam rencana tim.

[Gambas:Video CNN]
Rossi juga memastikan tidak akan ada tim VR46 di MotoGP 2021 jika memutuskan pensiun usai musim ini. Juara dunia Grand Prix sembilan kali itu mengaku tidak punya dana untuk membentuk tim MotoGP.

"Tim VR46 bersama Yamaha? Saya menertawakan rumor itu, karena saya suka dengan ide ini, tapi kami tidak punya uangnya. Itu masalah besar. Lebih baik Yamaha bersama Petronas," ucap Rossi. (har/jal)