Bek PSM Mengaku Khawatir Tanding di Tengah Bahaya Corona

CNN Indonesia | Rabu, 12/02/2020 16:49 WIB
AFC diminta untuk lebih peka terhadap keselamatan dan kesehatan pemain yang tampil di kompetisi Asia terkait bahaya virus corona. Zulkifli Syukur mengaku bertanding dengan rasa khawatir. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bek PSM Makassar Zulkifli Syukur meminta kepada Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) bisa lebih peka terhadap keselamatan dan kesehatan pemain di ajang Piala AFC 2020 terkait bahaya virus corona.

PSM tetap harus bertandang ke markas Tampines Rovers di Singapura untuk melakoni laga fase Grup H Piala AFC 2020 di tengah situasi siaga corona di negara tersebut. AFC tidak memberikan larangan, penundaan jadwal ataupun perubahan venue pertandingan yang dijadwalkan berlangsung hari Rabu (12/2).

"Tentu kami khawatir [terhadap bahaya virus corona]. Apalagi melihat berita selama ini pemerintah Singapura mengumumkan peningkatan status siaga dari kuning menjadi oranye. Tentu kami sangat was-was," ucap Zulkifli kepada CNNIndonesia.com.


Kekhawatiran itu kian bertambah ketika masyarakat Singapura disebut berondong-bondong memborong bahan makanan. Kondisi itu mencerminkan kekhawatiran masyarakat terhadap penyebaran dan bahaya virus corona.

[Gambas:Video CNN]

"Maka dari itu saya berharap AFC sebagai induk sepak bola Asia bisa melihat [kondisi] ini dan bisa mempertimbangkan karena ini menyangkut keselamatan jiwa pemain," ujar mantan bek Timnas Indonesia itu.

Selain itu Zulkifli juga berharap PSSI bisa ikut terlibat membantu klub-klub Indonesia yang berlaga di Piala AFC. Saat ini dua klub asal Indonesia, PSM Makassar dan Bali United, tampil di ajang Piala AFC.

"Mungkin PSSI bisa membantu untuk mencari solusi terbaik tanpa harus ada yang menjadi korban. Pasti khawatir, tapi ya kembali lagi, mau tidak mau kami harus memainkan pertandingan," ujar Zulkifli. (TTF/har)