Kobe Bryant Sudah Dimakamkan Secara Tertutup pada 7 Februari

CNN Indonesia | Kamis, 13/02/2020 06:34 WIB
Kobe Bryant Sudah Dimakamkan Secara Tertutup pada 7 Februari Pemakaman Kobe Bryant sudah dilakukan secara tertutup dan sederhana pada 7 Februari. (Robyn BECK / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mendiang pebasket legendaris Kobe Bryant sudah dimakamkan secara tertutup dan sederhana pada 7 Februari di Corona del Mar, California.

Upacara pemakaman Kobe Bryant dan putrinya, Gianna Bryant, hanya dihadiri pihak keluarga dan kerabat dekat. Kobe Bryant dan Gianna dimakamkan di tempat pemakaman umum Pacific Memorial Park, dekat dengan kediaman keluarga Bryant di Orange County.

Pemakaman sedianya dilaksanakan di Westwood Village Memorial Park, namun mengalami perubahan sesuai dengan permintaan keluarga.


Dilansir dari ABC News, kepastian tentang kabar pemakaman itu didapat setelah keluar sertifikat kematian dari otoritas wilayah Los Angeles pada Selasa (11/2).

Kobe Bryant bersama sang istri, Vanessa Bryant. (Kobe Bryant bersama sang istri, Vanessa Bryant. (Emma McIntyre/Getty Images/AFP)
Bryant dan putrinya meninggal bersama tujuh orang lainnya dalam kecelakaan helikopter pada 26 Januar di dekat Calabasas, California. Di antara yang meninggal adalah pemain, orang tua, dan pelatih tim basket Akademi Mamba Sports.

Pemakaman segera dilaksanakan setelah pihak keluarga menerima jenazahnya pada 5 Februari. Identifikasi jenazah sudah dilakukan pada pekan lalu.

Sementara itu, penghormatan terakhir untuk Kobe Bryant rencananya bakal digelar pada 24 Februari di Staples Center.

Dikutip dari CNN, keputusan menggelar penghormatan terakhir pada 24 Februari diambil karena Kobe identik dengan penggunaan nomor punggung 24 ketika masih aktif memperkuat Los Angeles Lakers.

Kobe Bryant Sudah Dimakamkan Secara Tertutup pada 7 Februari
Sementara 2 (Februari) nomor punggung Gianna, putri Kobe yang juga meninggal akibat kecelakaan helikopter. Mendiang Gianna (13 tahun) bermain untuk Black Mamba Academy.

Penghormatan terakhir untuk Kobe dan delapan korban meninggal lainnya digelar siang hari di Staples Center. Pasalnya, pada malam harinya stadion akan digunakan Los Angeles Clippers untuk menjamu Memphis Grizzlies pada lanjutan NBA. (bac/jun)