Karier bulutangkis Tati mengalami kemajuan sejak bergabung dengan klub Tangkas Jakarta pada 1966, dikutip dari rilis yang diterima CNNIndonesia.com. Menurut Wakil Ketua PB Tangkas, Juniarto Suhandinata, Tati merupakan atlet yang gigih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Piala Uber 1975 Tati sukses membawa Indonesia menjuarai trofi tersebut. Di laga itu, Tati Sumirah jadi satu-satunya tunggal putri yang menyumbangkan poin untuk Indonesia. Tahun itu bisa dibilang jadi puncak karier Tati Sumirah.
Tati Sumirah membawa Indonesia juara Piala Uber untuk kali pertama pada 1975. (JOHANNES EISELE / AFP) |
[Gambas:Video CNN]
Dalam babak final yang digelar Istora Senayan, 6 Juni 1975, Indonesia sukses merebut Piala Uber setelah menang 5-2 atas Jepang. Tati menyumbangkan poin dengan mengalahkan Atsuko Tokuda, 11-5, 11-2. Sementara, rekan di nomor tunggal putri laiun Theresia Widiastuti dikalahkan Hiroe Yuki, 7-11, 1-11 dan Utami Dewi dijegal Noriko Nakayama, 5-11, 3-11.
Meski hanya sekali menang di nomor tunggal, namun Indonesia perkasan di sektor ganda. Pasangan Regina Masli/Minarni Sudaryanto menggusur Etsuko Takenaka/Machiko Aizawa, 15-6, 6-15, 15-9.
Hasil kesuksesannya di badminton juga pernah digunakannya membeli mobil. Namun Tati tidak kerasan dengan kendaraan roda empat itu, lalu menjualnya untuk dibelikan rumah dan Vespa. (sry/jun)
Tati Sumirah membawa Indonesia juara Piala Uber untuk kali pertama pada 1975. (JOHANNES EISELE / AFP)