Jordan dan Pippen, Duet Terhebat dalam Sejarah NBA

CNN Indonesia | Senin, 17/02/2020 12:58 WIB
Jordan dan Pippen, Duet Terhebat dalam Sejarah NBA Michael Jordan dan Scottie Pippen merupakan dua kunci sukses Chicago Bulls. (AFP/JONATHAN DANIEL)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam sejarah NBA ada sejumlah duo yang dianggap terbaik. Di antara terbaik itu mungkin hanya Michael Jordan dan Scottie Pippen yang pantas disebut sebagai duo terhebat dalam sejarah NBA.

Mulai dari Kareem Abdul Jabbar-Magic Johnson, Karl Malone-John Stockton, David Robinson-Tim Duncan, Kobe Bryant-Shaq O'Neal, LeBron James-Dwyane Wade, hingga kini LeBron-Anthony Davis, NBA selalu punya duo yang meraih sukses.

Namun, duo Jordan-Pippen sering dianggap sebagai yang terhebat dalam sejarah NBA. Tanpa Pippen mungkin Jordan tidak akan bisa menjadi juara NBA hingga enam kali. Pernyataan itu sering diungkapkan sejumlah pemain, mantan pemain, dan pengamat NBA.


Sehebat apapun Jordan sebagai atlet bola basket, pelatih Chicago Bulls ketika itu, Phil Jackson, sadar si Nomor 23 tidak akan bisa menjadi juara seorang diri. Jordan butuh rekan duet yang sepadan agar Bulls bisa menjadi juara.

Michael Jordan dan Scottie Pippen membentuk duo yang sulit dikalahkan.Michael Jordan dan Scottie Pippen membentuk duo yang sulit dikalahkan. (AFP PHOTO/VINCENT LAFORET)
Ketika Pippen mulai masuk NBA bersama Bulls pada 1987, Jordan sudah menjadi senior bagi pemain nomor 33 itu karena masuk NBA pada 1984. Namun, butuh waktu hingga Phil Jackson masuk Bulls pada 1989 untuk membentuk Pippen sebagai rekan duet sepadan bagi Jordan.

Puncaknya terjadi pada musim 1990/1991 saat Bulls kali pertama merebut gelar NBA. Ketika itu Jackson melakukan perubahan signifikan dengan mengubah posisi bermain Pippen, dari forward ke guard. Keputusan Jackson membuat Pippen menjadi pemain serbaguna.

Pippen mulai mengimbangi level permainan Jordan lewat kemampuan mencetak poin, menjadi fasilitator, dan bertahan yang luar biasa.

Jordan dan Pippen, Duo Terhebat dalam Sejarah NBA
"Saya selalu merasa kontribusi Pippen untuk tim semakin besar ketika kami memindahkan dia dari forward ke guard pada musim 1990/1991. Menggunakan Pippen sebagai guard dalam serangan segitiga membuat dia melakukan hal luar biasa dalam bertahan dan mengumpan, sambil memanfaatkan kemampuan menyerang," ujar Jackson dikutip dari Basketball Network.

Pippen main bersama Jordan di Bulls pada 1987 hingga 1993 dan 1995 hingga 1998. Layaknya Batman dan Robin, kolaborasi kedua pemain itu membuat Bulls sukses merebut enam gelar cincin NBA.

[Gambas:Video CNN]
Menariknya, Jordan dalam wawancara dengan Ahmad Rashad mengatakan Pippen juga membuatnya menjadi pemain yang lebih sempurna. Jordan menganggap Pippen sebagai rekan setim yang paling dipercayainya.

"Sebenarnya bukan hanya saya yang mendorong Pippen, tapi Pippen juga mendorong saya. Ini seperti skenario kakak-adik. Jika Bulls mau sukses, maka saya harus menarik Pippen bersama. Kami harus mencari cara untuk terus saling menantang. Pada akhirnya kami membentuk tandem. Saya pikir tidak akan ada dua pemain seperti kami lagi, yang tumbuh dan sukses bersama," ujar Jordan.

Pippen juga menjadi orang pertama yang disebut Jordan saat melakukan pidato masuk Naismith Memorial Basketball Hall of Fame 2009. Satu tahun kemudian Pippen menjadikan Jordan sebagai pendampingnya saat menerima masuk Naismith Memorial Basketball Hall of Fame.

"Banyak orang yang harus saya ucapkan terima kasih. Dalam video [presentasi] yang kalian lihat di awal, kalian tidak hanya melihat saya, tapi kalian juga melihat Scottie Pippen. Setiap gelar juara NBA yang saya menangi ada Pippen," ucap Jordan. (har/bac)