Atletico dan Liverpool Terikat Romantisme Ketajaman Torres

CNN Indonesia | Selasa, 18/02/2020 15:00 WIB
Atletico dan Liverpool Terikat Romantisme Ketajaman Torres Fernando Torres pernah jadi pemain kesayangan suporter Atletico dan Liverpool. (JIJI PRESS / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Fernando Torres adalah pemain pertama yang bakal muncul dalam pikiran bila berbicara tentang Atletico Madrid dan Liverpool di waktu bersamaan. Kedua tim akan beradu di Liga Champions, Selasa (18/3).

Torres adalah produk asli binaan akademi Atletico Madrid. Kehebatan Torres membuat dirinya sudah naik tingkat ke tim utama pada usia 17 tahun. Dua tahun berselang, Torres sudah dipercaya sebagai kapten Atletico.

Torres langsung menjelma jadi salah satu bomber muda yang haus gol. Performa apik Torres di lini depan plus kemampuannya tampil sebagai pemimpin membuat dirnya diminati banyak klub besar Eropa.


Setelah tujuh musim bersama Atletico, Torres memutuskan menerima pinangan Liverpool dan bermain di Liga Inggris. Padahal beberapa musim sebelumnya, Torres dan Atletico sudah beberapa kali menolak penawaran dari Chelsea.

Fernando Torres sudah jadi kapten Atletico Madrid sejak usia 19 tahun.Fernando Torres sudah jadi kapten Atletico Madrid sejak usia 19 tahun. (AFP PHOTO / MIGUEL RIOPA)
Bersama Liverpool, Torres langsung menjelma jadi bomber yang bisa diandalkan. Penyerang kelahiran 1984 itu langsung mencetak total 33 gol dalam satu musim. Torres tak butuh waktu lama untuk jadi pemain kesayangan suporter Liverpool.

Torres memecahkan sejumlah rekor di Liverpool termasuk pemain tercepat dalam upaya mencetak 50 gol untuk Liverpool. Liverpool di era Torres menjelma jadi tim yang disegani meski tidak mampu meraih trofi.

Keputusan Torres menerima pinangan Chelsea di pertengahan musim 2010/2011 berbuah kekecewaan mendalam bagi pendukung Liverpool. Setelah Liverpool dan Torres pisah jalan, keduanya sama-sama tenggelam dalam keterpurukan.

Liverpool sempat memasuki masa-masa kelam sebelum akhirnya Luis Suarez datang dan menjelma jadi bomber tajam yang mengantar Liverpool jadi runner-up Liga Inggris di tahun 2014.
Fernando Torres sempat jadi salah satu bomber terbaik di Liga Inggris.Fernando Torres sempat jadi salah satu bomber terbaik di Liga Inggris. (AFP PHOTO/ANDREW YATES)

Torres sendiri tidak pernah benar-benar menemukan ketajamannya secara total setelah meninggalkan Liverpool. Penampilan Torres di Chelsea selama 4,5 terbilang inkonsisten. Meski demikian, Torres setidaknya mengecap trofi Piala FA, Liga Europa, Liga Champions, dan Piala Dunia Antarklub.

Setelah pindah ke AC Milan selama semusim, Torres kemudian kembali berlabuh di Atletico Madrid dari 2015-2018 sebelum berkiprah bersama Sagan Tosu di Liga Jepang.

[Gambas:Video CNN]
Selain Torres, ada sejumlah nama yang pernah memperkuat Atletico dan Liverpool yaitu Luis Garcia, Emiliano Insua, Javier Manquillo, Dani Pacheco, Maxi Rodriguez, hingga Florent Sinama-Pongolle.

Atletico dan Liverpool bakal berhadapan di babak 16 besar Liga Champions. Atletico lebih dulu menjamu Liverpool di Stadion Wanda Metropolitano, Selasa (18/2) waktu setempat. (ptr)