Kubu Wilder melempar handuk setelah Wilder dihujani pukulan beruntun oleh Tyson Fury di sudut ring pada ronde ketujuh. Wasit akhirnya menghentikan pertandingan dengan keputusan kemenangan TKO untuk Fury.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kubu Wilder, Deas menjelaskan bahwa tiap keputusan tak selalu harus diambil pelatih kepala. Hal itu yang akhirnya bisa mendorong Breland mengambil keputusan.
Tyson Fury terus menekan Deontay Wilder sepanjang pertarungan. (AP Photo/Isaac Brekken) |
"Dalam ronde tersebut, Mark Breland sudah berpikir untuk melempar handuk. Saya lalu berkata 'jangan lakukakan itu'. Saya tak merasa dia seharusnya melakukan itu."
[Gambas:Video CNN]
"Kemudian pertarungan berlangsung lama dan saya akhirnya melihat handuk sudah terlempar ke dalam ring," ujar Deas.
Deas menilai Wilder masih punya peluang untuk menang meski terdesak oleh serangan-serangan Tyson Fury di laga itu.
"Kalian harus mempertimbangkan bahwa Deontay Wilder adalah pemukul yang menakutkan. Satu hal yang menyulitkan adalah Wilder memang selalu menerima pukulan-pukulan itu untuk mendaratkan pukulan hebat untuk memutarbalikkan situasi."
"Namun semuanya sudah terjadi. Deontay Wilder sudah tampil baik dan dia akan kembali. Dia akan tampil lebih baik," ujar Deas. (ptr/nva)
Tyson Fury terus menekan Deontay Wilder sepanjang pertarungan. (AP Photo/Isaac Brekken)