Hodak kecewa karena surat pemberitahuan soal sanksi larangan bermain gelandangnya, Wiljan Pluim, dikeluarkan sehari sebelum pertandingan digelar.
Pluim mendapatkan kartu merah saat PSM berhadapan dengan Lalenok United di Kualifikasi Piala AFC 2020. Hodak sebelumnya diberi kabar bahwa Pluim hanya tidak boleh tampil sekali sebagai sanksi dari kartu merah yang diterimanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses gol PSM Makassar ke gawang Shan United. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA) |
"Saya sudah persiapkan strategi dengan Pluim, dan harus mengubah taktik. Ini yang terjadi jika orang tak mengerti sepak bola mengurus sepak bola di luar sana," imbuhnya kecewa.
Lihat juga:Maria Sharapova Resmi Pensiun |
Terlebih, PSM harus kehilangan lima pemain utamanya. Selain Pluim, Muhammad Arfan, Rasyid Bakri, Ezra Walian dan Syaiful Syamsuddin.
Tiga gol PSM Makassar dicetak Giancarlo Lopes di tiga menit awal pertandingan Kemudian disusul Yakob Sayuri di menit 53 dan gol Ferdinand Sinaga di injury time babak kedua. Sedangkan satu-satunya gol Shan United dibuat Htet Phyo Wai di menit 78.
Pelatih Shan United Puji Striker PSM
Sementara itu, pelatih Shan United, U Aung Naing, memuji striker PSM Giancarlo Lopes yang mencetak gol pembuka kemenangan timnya.
Giancarlo Lopes mencetak gol cepat buat PSM Makassar di menit ketiga pertandingan. Gol tercipta melalui sundulan kepala pemain asal Brasil usai memanfaatkan umpan silang Asnawi Mangkualam dari sisi kiri pertahanan lawan yang tak mampu dihalau kiper, Thiha Sithu.
"Pemain nomor sembilan [Giancarlo Lopes] bermain bagus. Begitu juga dengan para gelandang. Dia pemain yang memiliki postur tubuh sangat tinggi. Jadi, dia adalah pemain yang terbaik hari ini," ucap Aung Naing usai pertandingan. (ttf/jal)
Proses gol PSM Makassar ke gawang Shan United. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)