Guardiola Khawatir Madrid Mengamuk di Markas Man City

CNN Indonesia | Kamis, 27/02/2020 12:55 WIB
Guardiola Khawatir Madrid Mengamuk di Markas Man City Pep Guardiola khawatir Real Madrid ngamuk di Etihad. (AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Manchester City Pep Guardiola khawatir Real Madrid ngamuk pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Etihad.

Man City berhasil memetik kemenangan 2-1 di markas Madrid pada leg pertama di Santiago Bernabeu, Rabu (26/2) waktu setempat.

Duel Madrid vs City berlangsung sengit. Sederet peluang tersaji di sepanjang laga. Madrid lebih dulu unggul berkat gol Isco (60') sebelum City membalas lewat Gabriel Jesus (78') dan penalti Kevin De Bruyne (83').


Ini menjadi kemenangan tandang yang amat berharga bagi skuat arahan Guardiola. Terlebih City bakal jadi tuan rumah di pertemuan berikutnya.

Guardiola Khawatir Madrid Ngamuk di Markas Man City
Meski demikian, Guardiola tak mau jemawa. Ia menilai raksasa Spanyol itu punya peluang yang sama untuk memenangi pertandingan di Etihad.

"Jika ada satu klub yang bisa membalikkan situasi, itu adalah Real Madrid," kata Guardiola seperti dikutip Marca.

Man City petik kemenangan 2-1 di markas Real Madrid.Man City petik kemenangan 2-1 di markas Real Madrid. (AFP/JAVIER SORIANO)
"Kami kebobolan ketika bermain lebih baik, sebaliknya kami mampu mencetak gol di saat mereka tampil lebih bagus," sambungnya.

Pelatih asal Spanyol itu mengaku telah mengamati El Real lewat rekaman video pertandingan selama 10 hari terakhir. Termasuk mengamati para pemain muda yang belum dikenal.

"Saya menyaksikan pertandingan lawan sebanyak yang saya bisa. Saya telah menyaksikan pertandingan Madrid selama 10 hari di saat jeda Liga Inggris," ujarnya.

Ini menjadi kemenangan pertama Guardiola atas Madrid saat menangani tim selain Barcelona. Sebelumnya, Guardiola tak pernah memenangi empat pertandingan lawan Madrid saat masih menukangi Bayern Munchen.

[Gambas:Video CNN] (jun/nva)