Statistik MU: Hampir Satu Penalti Tiap Tiga Pertandingan

CNN Indonesia | Jumat, 28/02/2020 13:52 WIB
Dengan 15 penalti dari 43 laga di berbagai ajang musim ini, MU menjadi klub Inggris yang paling sering mendapat tendangan 12 pas. Bruno Fernandes sukses mengeksekusi penalti ke-15 MU musim ini. (AFP/OLI SCARFF)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam laga melawan Club Brugge, Manchester United kembali mendapat penalti. The Red Devils sudah mendapat 15 penalti dari 43 laga di berbagai ajang musim ini.

MU merupakan klub Inggris yang paling banyak mendapat penalti pada musim ini. Menurut data statistik opta, anak asuh Ole Gunnar Solskjaer mendapat 15 penalti.

Di liga domestik MU memperoleh 10 penalti, sementara di Piala FA dan Piala Liga masing-masing sekali, tiga sisanya di kancah Liga Europa.


Dengan 15 penalti dari 43 laga, jika dirata-rata MU hampir mendapat satu penalti dalam tiga laga. Dari seluruh hukuman penalti tersebut, hanya 11 yang mampu dikonversi menjadi gol.

Statistik MU: Hampir Satu Penalti Tiap Tiga PertandinganMarcus Rashford paling sering cetak gol dari eksekusi penalti musim ini. (AP Photo/Rui Vieira)
Bruno Fernandes muncul menjadi andalan baru MU dalam urusan penalti. Dalam dua laga terakhir, melawan Watford dan Club Brugge, Setan Merah selalu mendapat penalti dan Fernandes menjadi algojo yang menghasilkan gol.

Sebelum Fernandes, MU mengandalkan Marcus Rashford untuk menjalankan tugas sebagai eksekutor. Penyerang Inggris itu mencetak enam gol dari delapan penalti.

Penyerang MU lainnya, Anthony Martial juga sempat mendapat kepercayaan dari Solskjaer. Tingkat keberhasilan Martial hanya 50 persen. Dari dua penalti, hanya satu yang berhasil mengubah skor.

Gelandang senior Juan Mata pun sempat mendapat tanggung jawab menendang penalti. Mata sukses menjalankan tugas ketika melawan AZ di ajang Liga Europa.

Statistik MU: Hampir Satu Penalti Tiap Tiga Pertandingan

Mirip seperti Mata, Mason Greenwood pun pernah sekali menjalankan tugas sebagai algojo tendangan 11 meter dan sukses.

Sedangkan Paul Pogba memiliki tingkat konversi 0 persen karena kegagalan saat dipercaya mengambil penalti dalam laga Liga Inggris melawan Wolverhampton Wanderers. (nva)