Israel Adesanya Cari Bahaya Lawan Romero di UFC 248
CNN Indonesia
Kamis, 05 Mar 2020 09:34 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Bos UFC Dana White menilai Israel Adesanya memilih menempuh jalan berbahaya dengan menghadapi Yoel Romero di UFC 248.
Adesanya akan mempertaruhkan sabuk kelas menengah UFC miliknya dalam duel lawan Yoel Romero, Sabtu (7/3) di T-Mobile Arena.
Bagi White, keputusan Adesanya menghadapi Yoel Romero ini sebagai keputusan yang penuh risiko dan berbahaya.
"Laga lawan Romero membuat sosok Adesanya makin menarik. Dia bisa saja memilih duduk dan menunggu Paulo Costa, laga yang seharusnya terjadi."
"Namun dia ingin bertarung lawan Romero yang merupakan laga yang sangat berbahaya. Tidak ada satu pun yang ingin bertarung lawan Romero," tutur White seperti dikutip dari BJPENN.
Adesanya sendiri menganggap duel lawan Romero merupakan duel yang patut untuk dicoba. Adesanya optimistis bisa mengalahkan Romero yang sering ditakuti banyak orang.
"Saya sudah melihat Romero dihentikan. Saya sudah melihatnya berdarah, saya sudah melihatnya menangis. Saya akan kembali membuatnya menangis."
"Orang-orang senang membuat cerita mistis seperti cerita ia tidak akan jatuh ketika dipukul. Saya akan menyentuhnya beberapa kali dan ia akan roboh," kata Adesanya.
Adesanya sudah menjalani 18 pertarungan dalam kariernya di Mixed Martial Arts (MMA) dan berhasil memenangkan semua laga tersebut. Sejak bergabung dengan UFC pada 2018, Adesanya langsung mencuri perhatian dan akhirnya meraih gelar juara interim lewat kemenangan lawan Kelvin Gastelum pada 13 April 2019.
Adesanya akhirnya memastikan sabuk kelas menengah UFC melingkar di pinggangnya lewat kemenangan KO atas Robert Whittaker Oktober lalu. (ptr)
Adesanya akan mempertaruhkan sabuk kelas menengah UFC miliknya dalam duel lawan Yoel Romero, Sabtu (7/3) di T-Mobile Arena.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun dia ingin bertarung lawan Romero yang merupakan laga yang sangat berbahaya. Tidak ada satu pun yang ingin bertarung lawan Romero," tutur White seperti dikutip dari BJPENN.
"Saya sudah melihat Romero dihentikan. Saya sudah melihatnya berdarah, saya sudah melihatnya menangis. Saya akan kembali membuatnya menangis."
"Orang-orang senang membuat cerita mistis seperti cerita ia tidak akan jatuh ketika dipukul. Saya akan menyentuhnya beberapa kali dan ia akan roboh," kata Adesanya.
Adesanya sudah menjalani 18 pertarungan dalam kariernya di Mixed Martial Arts (MMA) dan berhasil memenangkan semua laga tersebut. Sejak bergabung dengan UFC pada 2018, Adesanya langsung mencuri perhatian dan akhirnya meraih gelar juara interim lewat kemenangan lawan Kelvin Gastelum pada 13 April 2019.
![]() |
Adesanya akhirnya memastikan sabuk kelas menengah UFC melingkar di pinggangnya lewat kemenangan KO atas Robert Whittaker Oktober lalu. (ptr)
