Jan Koller merupakan salah satu pemain ikonik di era 2000-an. Bila menyebut label 'pemain tertinggi di sepak bola' hal itu akan langsung tertuju pada sosok Koller.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jan Koller bersinar bersama Borussia Dortmund. (AFP/ANDREAS RENTZ) |
Tak hanya di klub, Koller pun jadi striker andalan Rep.Ceko yang saat itu diisi banyak pemain berkualitas macam Petr Cech, Pavel Nedved, hingga Milan Baros.
Bermula Sebagai Kiper
Dengan tubuh yang menjulang tinggi sejak awal, Koller awalnya diplot menjadi kiper. Menjalani masa junior sebagai kiper, Koller memutuskan sebagai penyerang ketika kariernya memasuki fase yang lebih serius.
Ketajamannya tidak langsung teruji di Sparta Praha sehingga ia hijrah ke Lokeren di Liga Belgia. Di klub inilah naluri gol Koller mulai terasah dan terlihat jelas sehingga membuat dirinya menjadi salah satu penyerang terkenal di Eropa.
[Gambas:Video CNN]
Kiprahnya sebagai kiper di masa junior akhirnya sempat memberikan benefit bagi Koller ketika Dortmund berada dalam kondisi terdesak. Dalam duel lawan Bayern Munchen, kiper Dortmund Jens Lehmann mendapat kartu merah dan diusir dari lapangan.
Masalah bertambah karena slot tiga pergantian sudah dihabiskan oleh Dortmund. Alhasil, Koller pun menjadi kiper di sisa pertandingan.
Jan Koller jadi bomber andalan timnas Rep.Ceko. (AFP/JOE KLAMAR) |
Koller bahkan berhasil menggagalkan tembakan keras Michael Ballack yang mengarah ke gawang. Performa apik itu membuat Koller mendapatkan gelar kiper terbaik pekan tersebut. Sebuah penghargaan yang sangat janggal untuk seorang striker.
Selamat ulang tahun, Jan Koller! (ptr)
Jan Koller bersinar bersama Borussia Dortmund. (AFP/ANDREAS RENTZ)
Jan Koller jadi bomber andalan timnas Rep.Ceko. (AFP/JOE KLAMAR)