Pertarungan Khabib vs Ferguson di UFC 249 masih menjadi perbincangan hangat lantaran makin mendekati tanggal pelaksanaan, 18 April mendatang.
Duel tersebut rencananya dilangsungkan di Barclays Center, Brooklyn New York, Amerika Serikat. Akan tetapi, situasi di AS sendiri tengah mendapat wabah Covid-19 yang masif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Bob Hasan, Empat Dasawarsa Memimpin PB PASI |
Khabib sendiri pulang ke kampung halamannya di Rusia bukan karena takut dengan Ferguson atau menghindari duel tersebut. Petarung berjuluk The Eagle itu menuturkan, semua tindakannya dilakukan sesudah berbicara dengan UFC.
![]() |
"Pada saat itu saya sudah menghabiskan lima minggu pelatihan keras di AKA. Sekarang saya tidak benar-benar tahu apa yang sedang terjadi," ucap Khabib.
[Gambas:Video CNN]
"Sangat sulit untuk berlatih dan mengurangi berat badan Anda ketika seluruh dunia terkunci dan Anda tidak tahu apa yang sedang Anda persiapkan," tutur petarung 31 tahun itu.
Petarung kelahiran Dagestan, Rusia, tersebut mengatakan ini bukan kali pertama dia menghadapi hambatan dalam kariernya.
"Mereka [UFC] mengatakan bahwa 99 persen itu [UFC 249] akan digelar di UEA, Abu Dhabi. Setelah berbicara dengan UFC kami memutuskan untuk terbang ke UEA sebulan sebelum pertarungan," ujar Khabib.
Beruntung bagi Khabib, setelah kembali ke Dagestan, Rusia juga melakukan lockdown, seperti Amerika Serikat, negara-negara di Eropa, dan UEA.
"Saat ini saya di Dagestan dan saya berlatih dan mempersiapkan diri setiap hari. Meskipun saya tidak tahu apa yang saya persiapkan. Seluruh dunia sedang melakukan krantina saat ini," kata Khabib. (sry/bac)

