Enam Tokoh Sepak Bola Meninggal Akibat Corona

CNN Indonesia | Rabu, 01/04/2020 09:52 WIB
Enam Tokoh Sepak Bola Meninggal Akibat Corona Ilustrasi sepak bola. (Istockphoto/francisblack)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Presiden Marseille, Pape Diouf, meninggal dunia setelah didiagonis positif virus corona dalam usia 68 tahun. Kabar ini membuat sudah ada enam orang meninggal akibat virus Covid-19.

Pihak klub mengumumkan kabar ini pada Selasa (31/3) waktu setempat. Diouf meninggal setelah mendapatkan perawatan di sebuah rumah sakit di Senegal.

"Olympique Marseille sangat berduka dengan meninggalnya Pape Diouf. Pape akan selamanya ada di hati Marseillais sebagai salah satu pengrajin hebat dalam sejarah klub. Belasungkawa kami untuk keluarga dan orang-orang terkasih," tulis pihak klub di akun Twitter resmi mereka.



Diouf merupakan keturunan Afrika Amerika pertama di kompetisi kasta tertinggi Eropa saat didapuk jadi Presiden Marseille tahun 2005. Sebelumnya, Diouf merupakan jurnalis dan agen pemain.

Beberapa pesepakbola yang pernah jadi kliennya yaitu Marcel Desailly, Basile Boli, William Gallas, Samir Nasri, hingga Didier Drogba.

Enam Orang Tokoh Sepak Bola Meninggal Akibat Corona
Kabar duka dari Diouf menambah panjang deretan tokoh sepak bola yang meninggal akibat virus corona. Para tokoh itu yaitu mantan Presiden Real Madrid Lorenzo Sanz, Benito Joanet, Elham Sheikhi, Andrea Micheli, dan pelatih Atletico Portada Alta Francisco Garcia.

Garcia jadi orang pertama di lingkungan sepak bola yang meninggal akibat Covid-19. Garcia yang baru berusia 21 meninggal pada 15 Maret lalu.

Pelatih tim yang berbasis di Malaga, Atetico Portada Alta itu diketahui mengidap leukimia yang membuatnya rentan terhadap virus corona.

[Gambas:Video CNN] (jal/jun)