Bintang Bundesliga Dukung Kampanye 'Di Rumah Aja'

CNN Indonesia | Rabu, 01/04/2020 03:17 WIB
Sederet pemain bintang Bundesliga Jerman mendukung kampanye 'di rumah saja' untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Thomas Muller unggah video kampanye di rumah saja. (Christof STACHE / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sederet pemain bintang Bundesliga Jerman mendukung kampanye 'di rumah saja' untuk memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

Beberapa nama besar di sepak bola Jerman macam Thomas Muller dan Mario Gomez merekam video dari rumah untuk menggaungkan kampanye #wirbleibenzuhause atau kami tinggal di rumah.

Tanda pagar tersebut diinisiasi Kementrian Kesehatan Federal Jerman dan melibatkan para pesepakbola Liga Jerman untuk mendorong masyarakat tetap tinggal di rumah dalam upaya membatasi penularan virus corona.


Dalam video tersebut, pemain menjelaskan mengapa mereka tetap tinggal di rumah dan bagaimana cara menghabiskan waktu sehari-hari untuk menghapus jenuh.


Penyerang Bayern Munchen yang ikut andil mengantar Jerman meraih juara Piala Dunia, Muller, menekankan pentingnya tinggal di rumah. Tidak hanya untuk melindungi diri sendiri, tetapi kesehatan sahabat, keluarga, dan bangsa secara keseluruhan.

Muller mengatakan krisis virus corona justru memberi kesempatan untuk melakukan hal-hal yang telah lama ingin mereka lakukan di rumah.

Bintang Bundesliga Dukung Kampanye 'Di Rumah Aja'
"Kita bisa melakukan sesuatu yang berguna. Pasti ada pekerjaan di rumah, atau hal-hal lain yang selalu ingin dilakukan," kata Muller dalam rilis yang diterima CNNIndonesia.com.

[Gambas:Video CNN]

Sementara bek Schalke 04 Jonjoe Kenny lebih banyak menghabiskan waktu di rumah untuk belajar bahasa Jerman. Kenny adalah pemain asal Inggris yang dipinjam Schalke dari Everton.

Di tempat terpisah, striker VfB Stuttgart Mario Gomez memilih memanfaatkan waktu lowong di rumah untuk menemani putranya.

Sejauh ini sudah 19 pemain Bundesliga yang telah merekam video untuk mendukung kampanye tinggal di rumah untuk membantu mengurangi penyebaran virus corona di Jerman. (jun/sry)