Amir Khan Kaitkan Virus Corona dengan Uji Coba 5G

CNN Indonesia | Minggu, 05/04/2020 14:50 WIB
Mantan juara dunia tinju asal Inggris Amir Khan meyakini wabah virus corona bukan berasal dari China. Amir Khan menganggap wabah virus corona bukan berasal dari China. (AFP/AL BELLO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan juara dunia tinju asal Inggris Amir Khan meyakini wabah virus corona bukan berasal dari China. Khan yakin ada konspirasi berkaitan dengan uji coba jaringan komunikasi 5G.

Teori konspirasi itu diungkap Khan melalui sejumlah video melalui media sosial. Dikutip dari Boxing Scene, mantan juara dunia kelas welter WBC itu mengatakan wabah virus corona bukan berasal dari China.

"Saya tidak berpikir ini datang dari China. Itu bohong. Orang-orang mengatakan mereka makan kelelawar dan ular hingga racun bercampur. Itu benar-benar omong kosong. Apakah kalian percaya? Saya tidak," ujar Khan.


"Coronavirus ini, coronavirus itu. Kalian mungkin bosan mendengarnya, seperti saya. Apakah Anda tidak berpikir ini ada hubungannya dengan 5G dengan menara yang terus naik? Itu buatan manusia. Ini dimunculkan karena satu alasan, saat mereka menguji 5G," ucap Khan.

Khan yang terakhir mengalahkan Billy Dib pada 12 Juli 2019 tidak peduli dengan respons orang terkait teorinya terkait wabah virus corona. Petarung Inggris berdarah Pakistan itu tetap yakin wabah virus corona disebar karena uji coba 5G.

"Setiap 3G, 4G, 5G terjadi, selalu ada pola. Pada 2003 ketika 3G dilepas ada wabah SARS. Kemudian pada 2009 ketika 4G diperkenalkan muncul flu babi. 2020, kawan-kawan, 5G dan virus corona muncul," ucap Khan.

[Gambas:Video CNN]
"Mereka akan mengatakan Amir Khan sudah kehilangan pikiran. Mereka mungkin akan mengatakan, 'Orang ini sudah terlalu banyak kena pukulan di bagian kepala'," ujar Khan.

Meski memunculkan teori konspirasi, Khan tetap memberi dukungan untuk pemerintah Inggris dalam menangani wabah virus corona. Khan juga menawarkan salah satu kompleks pernikahan miliknya untuk digunakan National Health Service (NHS) sebagai tempat perawatan pasien virus corona. (har/bac)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK