Batal Lawan Ferguson, Khabib Dibela Bos UFC

CNN Indonesia | Selasa, 07/04/2020 19:11 WIB
Batal Lawan Ferguson, Khabib Dibela Bos UFC Khabib Nurmagomedov dibela Dana White meski batal melawan Tony Ferguson. (AP Photo/John Locher)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden UFC Dana White enggan menyalahkan Khabib Nurmagomedov yang batal melawan Tony Ferguson di UFC 249 pada 18 April mendatang.

Khabib batal melawan Ferguson untuk kelima kalinya karena Rusia melarang perjalanan masuk dan keluar untuk mencegah virus corona. Posisi Khabib kini telah remsi digantikan oleh petarung Amerika Serikat, Justin Gaethje.

"Dia [Khabib] terperangkap di Rusia. Itu benar-benar sebuah kecelakaan. Kita semua membuat kesalahan," ujar White seperti dikutip dari Express.


"Tak seorangpun bisa disalahkan. Fakta bahwa kami bisa melakukannya [menggelar pertarungan], ini adalah hal terberat yang pernah saya lakukan."

Batal Lawan Ferguson, Khabib Dibela Bos UFC
Khabib mengumumkan mundur dari pertarungan melawan Ferguson melalui akun Instagram pada Rabu (1/4) waktu setempat. Keputusan itu diambil juara kelas ringan UFC karena tidak bisa keluar dari Rusia akibat pandemi corona.

Petarung asal Dagestan mengaku kesal karena duel melawan El Cucuy urung terjadi. "Haruskah saya terbang keliling dunia demi sebuah pertarungan? Saya jelas lebih kesal daripada Anda untuk membatalkan pertarungan ini. Saya punya banyak rencana setelah pertarungan itu, tapi saya tidak bisa mengendalikan semuanya."

Batal Lawan Ferguson, Khabib Dibela Bos UFC
Keputusan Khabib mundur dari pertarungan sempat ditanggapi Ferguson. Ia menuntut gelar juara kelas ringan milik rivalnya itu dicopot karena batal tampil di UFC 249.

"Jujur saya sangat kecewa, tapi saya tetap merasakan kondisi semua orang melalui momen yang buruk saat ini. Khabib punya kesempatan untuk tetap di Amerika Serikat. Dia ada di Abu Dhabi dan punya peluang untuk kembali sebelum perbatasan di Rusia ditutup," ujar Ferguson.

"Tapi, dia memutuskan untuk kembali ke Dagestan. Orang ini tidak mau bertarung. Dia takut dan gelar dia seharusnya dicopot." (jal/ptr)

[Gambas:Video CNN]