Gaethje Percaya Diri Buat Ferguson Pingsan di UFC 249

xxx, CNN Indonesia | Rabu, 08/04/2020 15:55 WIB
Gaethje Percaya Diri Buat Ferguson Pingsan di UFC 249 Justin Gaethje sering membukukan kemenangan KO. (Ed Mulholland/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Justin Gaethje merasa memiliki pukulan keras yang bisa membuat Tony Ferguson pingsan dalam pertarungan UFC 249.

Gaethje memiliki catatan bagus dalam membuat lawan KO. Dari 23 pertarungan mixed martial arts profesional, pemilik julukan The Highlights itu menang KO 18 kali.

Tiga pertarungan terakhir melawan James Vick, Edson Barboza, dan Donald Cerrone bahkan diselesaikan hanya dalam satu ronde dengan kemenangan KO.


"Saya mendapat rekan dansa yang sempurna. Ini pasangan yang saya impikan dan dia adalah Tony Ferguson. Dia tidak kenal lelah, dia sudah berlatih kardio beberapa hari dan saya memukul seperti truk gandeng. Jadi ketika saya memukulnya, dia akan pingsan," ujar Gaethje dikutip dari TMZ.

Gaethje Percaya Diri Buat Ferguson Pingsan di UFC 249Tony Ferguson belum pernah merasakan kekalahan KO. (Harry How/Getty Images/AFP)
Gaethje dan Ferguson merupakan petarung yang memiliki catatan kemenangan KO yang bagus. Ferguson pun lebih sering meraih kemenangan KO ketimbang kuncian atau angka.

Ferguson meraih 25 kemenangan dari 28 kali tampil. El Cucuy mencatatkan 12 kali menang KO, delapan kali menang submission, dan lima kali menang angka. Dari tiga kekalahan, Ferguson belum pernah merasakan kalah KO.

Gaethje Percaya Diri Buat Ferguson Pingsan di UFC 249
Sementara Gaethje memiliki pengalaman buruk dengan merasakan dua kekalahan KO di UFC. Dua hasil tersebut merusak rekor tak terkalahkan selama 17 kali tampil di ajang World Series of Fighting.

Menghadapi lawan yang tidak pernah terkalahkan dalam 12 pertandingan terakhir, sejak 2013, Gaethje bakal berusaha keras menjatuhkan petarung yang merupakan penantang nomor satu juara kelas ringan UFC.

"Saya memiliki kemampuan finishing terbaik di daftar petarung UFC. Saya akan menyerang badannya, kakinya, dan ketika dia mengkhawatirkan itu saya akan memukul kepalanya dan semoga dia pingsan."

"Jika tidak, dia mungkin akan melayangkan serangan siku, mungkin mencekik saya pada akhir pertandingan. Tetapi saya puas dengan segala kemungkinan itu sepanjang saya bisa tampil dan saya tidak mengecewakan diri saya dan keluarga," tutur Gaethje dikutip dari TMZ. (nva/har)

[Gambas:Video CNN]