ANALISIS

Lepas Griezmann, Blunder atau Sukses Barcelona?

Bowie Haryanto, CNN Indonesia | Jumat, 10/04/2020 20:00 WIB
Lepas Griezmann, Blunder atau Sukses Barcelona? Antoine Griezmann disebut masuk daftar jual Barcelona pada akhir musim. (AP Photo/Joan Monfort)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sepanjang sejarah sepak bola banyak klub yang melakukan kesalahan di bursa transfer. Melepas pemain yang kemudian justru bersinar bersama klub lain.

Contoh kasusnya banyak. Mulai dari Inter Milan melepas Clarence Seedorf, Andrea Pirlo dan Dennis Bergkamp, Juventus melepas Thierry Henry, hingga Chelsea melepas Kevin De Bruyne dan Mohamed Salah.

Barcelona juga sering melakukannya. Klub asal Catalunya itu sering membuang pemain La Masia yang kemudian direkrut kembali dengan harga mahal seperti Cesc Fabregas, Jordi Alba, dan Aleix Vidal.


Terakhir kesalahan terbesar Barcelona adalah melepas Neymar ke Paris Saint Germain pada 2017. Meski dari segi bisnis menguntungkan Barcelona setelah PSG membeli dengan rekor transfer 222 juta euro, namun transfer itu bisa dianggap sebagai blunder.

Kenapa blunder? Karena hingga kini Barcelona tidak mampu mencari pengganti Neymar yang sepadan. Padahal ketika itu Barcelona memiliki trio terbaik di dunia lewat Lionel Messi-Luis Suarez-Neymar yang sering disebut Trio MSN.

Delapan gelar diraih Barcelona bersama Trio MSN, termasuk dua gelar La Liga dan satu trofi Liga Champions. Namun, kehebatan trio itu harus berakhir setelah Neymar memutuskan untuk keluar dari bayang-bayang Messi. Barcelona pun tidak bisa menolak tawaran menggiurkan PSG.

Tiga tahun setelah rekor transfer itu terjadi Barcelona masih menyesalinya. Salah satu pemain yang paling menyesal adalah sang kapten, Lionel Messi, yang sering mengungkapkan harapan Barcelona bisa kembali merekrut Neymar.

Rumor Barcelona ingin membawa kembali Neymar sudah muncul sejak musim lalu, ketika mantan pemain Santos itu dikabarkan ingin 'membelot' dengan bergabung Real Madrid. Manajemen Barcelona diklaim berjanji kepada pihak Neymar untuk membawa kembali mantan kapten timnas Brasil itu ke Camp Nou.

Barcelona masih sangat berminat kepada Neymar.Barcelona masih sangat berminat kepada Neymar. (AP Photo/Christophe Ena)
Terakhir Barcelona dikabarkan telah mempersiapkan operasi untuk mendatangkan Neymar musim depan. Operasi itu melibatkan Antoine Griezmann sebagai salah satu alat penawaran.

Sky Sports mengklaim Barcelona siap memberi Griezmann ditambah 88 juta poundsterling ke PSG demi mendapatkan Neymar. Namun, PSG hanya menginginkan uang tunai sebesar 135 juta poundsterling.

Apakah langkah Barcelona untuk menjadikan Griezmann sebagai tumbal demi mendapatkan Neymar sudah tepat? Jawabannya: Tidak!

[Gambas:Video CNN]

Griezmann Masa Depan Barcelona

Di atas kertas Griezmann merupakan pemain yang paling pantas menggantikan Neymar. Setidaknya paling mendekati. Statistik menunjukkan mantan pemain Atletico Madrid itu memiliki catatan lebih bagus daripada dua 'pengganti' Neymar sebelumnya, Ousmane Dembele dan Philippe Coutinho.

Statistik Be Soccer menunjukkan hingga kompetisi dihentikan Griezmann sudah mencetak 14 gol dan empat assist dari 36 laga di semua kompetisi. Catatan itu membuat Griezmann memiliki rataan 0,39 gol dan 0,11 assist per pertandingan untuk Barcelona.

Catatan itu memang masih jauh dari rekor Neymar yang memiliki rataan 0,56 gol dan 0,33 assist per pertandingan. Pemain asal Brasil itu mencetak 105 gol dan 62 assist dari 186 penampilan bersama Barcelona.

Namun, yang perlu diingat Barcelona adalah mereka sedang menghadapi masalah regenerasi di lini depan. Messi akan 33 tahun pada Juni nanti dan Luis Suarez sudah 33 tahun. Praktis kedua pemain kunci itu tinggal bertahan dua hingga tiga tahun ke depan. Suarez pun sudah sering cedera.

Lepas Griezmann, Blunder atau Sukses Barcelona?

Kondisi itu membuat Barcelona harus lebih bijak dalam bursa transfer. Mereka tidak bisa selamanya mengandalkan Messi, apalagi Suarez. Menariknya Griezmann merupakan jawaban bagi regenerasi Barcelona.

Griezmann tidak bisa dinilai pada musim pertama. Pemain juara dunia 2018 itu sedang dalam fase adaptasi, sebuah fase yang sebenarnya sedang dilalui Griezmann dengan baik. Terlebih Griezmann memiliki peran baru sebagai pemain sayap kiri.


Data Driblab menunjukkan Griezmann menjadi pemain yang lebih jeli di depan gawang lawan dibanding saat bersama Atletico Madrid musim lalu. Griezmann memiliki 46 persen tembakan akurat musim ini, dengan 17,8 persen di antaranya membuahkan gol.

Barcelona sudah memiliki pemain berharga yang bisa menjadi masa depan dalam diri Griezmann. Pemain yang bisa menggantikan peran Messi jika La Pulga pensiun.

Blunder juga Griezmann digunakan Barcelona sebagai alat untuk mendapatkan Neymar. Pemain 29 tahun itu hanya butuh waktu adaptasi untuk menjalani peran baru di Barcelona. Dengan demikian rencana terbaik untuk Barcelona adalah mempertahankan Griezmann.

Secara pengalaman Griezmann seharusnya tidak memiliki masalah untuk beradaptasi dengan Barcelona karena sudah berkarier di Spanyol sejak 2009. Griezmann tidak butuh waktu yang lama untuk benar-benar menemukan ritme terbaik bersama skuat Barcelona.

Barcelona seharusnya menggunakan Coutinho dan Dembele sebagai alat untuk mendapatkan Neymar. Pasalnya, duet Griezmann dan Neymar bisa menjadi jawaban terbaik untuk masa depan Blaugrana. (jun)

[Gambas:Video CNN]