Tyson menilai Ali adalah petinju terbaik yang pernah ada, sekaligus menampik hasil pertandingan virtual dalam sebuah gim komputer yang menunjukkan Tyson mampu mengalahkan Ali.
Sementara Ronaldo ditegur instansi terkait di Portugal karena menjalani latihan di masa lockdown untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Tyson: Saya Tak Punya Peluang Menang Lawan Ali
"Besar kemungkinan saya memenangi pertandingan fantasi, namun saya tidak akan menang di pertarungan sebenarnya. Ali adalah petinju terbaik yang pernah ada," ujar Tyson mengomentari hasil pertarungan video gim yang berakhir untuk kemenangannya.
Mike Tyson tak merasa lebih baik ketimbang Muhammad Ali. (JEFF HAYNES / AFP) |
2. Pejabat Rusia Sesali Keputusan Khabib Mundur dari UFC 249
Keputusan Khabib Nurmagomedov mundur dari pertarungan melawan Tony Ferguson di UFC 249 disesali oleh salah satu pejabat di Rusia.
Anggota Dewan di Moskow, Jeff Monson, menyesalkan langkah yang diambil Khabib. Petarung kebanggaan Rusia itu memilih mundur dari UFC 249 meski punya akses meminta izin khusus dari Presiden Vladimir Putin untuk keluar dari Rusia.
"Mungkin Khabib bisa meminta izin secara pribadi kepada Putin untuk pergi, tapi dia tidak melakukannya," ujar Monson seperti dilansir Bloody Elbow.
3. Ronaldo Ditegur karena Latihan Saat Masa Karantina Corona
Ronaldo mendapat teguran dari pemerintah daerah Madeira, Portugal, lantaran menjalani latihan sepak bola saat masa karantina di tengah pandemi virus corona.
Sekretaris kesehatan daerah Madeira, Pedro Ramos, menekankan kapten timnas Portugal tidak memiliki hak istimewa selama pemberlakuan lockdown di lokasi tersebut.
"Ronaldo tidak memiliki keistimewaan untuk berlatih. Cristiano Ronaldo bisa berlatih selama dia mematuhi aturan sama seperti semua penduduk, tidak ada hak spesial," ujar Ramos. (nva)
Mike Tyson tak merasa lebih baik ketimbang Muhammad Ali. (JEFF HAYNES / AFP)