WAWANCARA EKSKLUSIF

Maria Londa: Saya akan Pensiun dalam Waktu Dekat

CNN Indonesia | Rabu, 22/04/2020 19:00 WIB
Maria Londa Maria Londa ingin menikmati waktu bertanding sebelum pensiun. (CNN Indonesia/Surya Sumirat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Atlet lompat jauh Indonesia Maria Natalia Londa mulai memikirkan rencana pensiun dalam waktu dekat. Berikut wawancara eksklusif CNNIndonesia.com dengan juara Asian Games 2014 itu.

Sebelum mengakhiri kariernya di dunia atletik, Maria berharap masih bisa mengukir prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua serta kembali lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo.

Bagaimana persiapan Maria Londa menghadapi PON 2020 serta menuju Tokyo 2020? Berikut wawancara eksklusif CNNIndonesia.com dengan Maria Londa:


Selama pandemi virus corona apa kesibukan Anda?

Masih latihan seperti biasa, tapi di rumah tidak ke lapangan dengan keterbatasan gerak dan kesederhanaan alat. Intensitas latihan juga tidak seperti biasa karena ruang gerak juga terbatas.

Bagaimana situasi di Bali selama ada virus corona ini?

Situasi di Bali masih aman, masih diimbau untuk di rumah saja mengikuti imbauan pemerintah pusat. Apabila memang harus keluar untuk berbelanja kebutuhan pokok sehari-hari keluar rumah menggunakan masker dan membawa hand sanitizer.

Di Bali sekarang sepi karena mau tidak mau harus di rumah saja demi kesehatan. Kalau ditanya sedih, ya pasti karena sebagian besar masyarakat Bali sangat mengandalkan sektor pariwisata.

Roda perekonomian juga terhambat karena sudah tidak banyak pemasukan. Jadi cukup banyak toko-toko yang tutup dan juga buka hanya dalam jangka waktu yang diatur oleh peraturan desa setempat.

Maria Londa merupakan salah satu atlet terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.Maria Londa merupakan salah satu atlet terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. (CNN Indonesia/Surya Sumirat)
Belum lama Bob Hasan meninggal dunia, bagaimana perasaan Anda?

Perasaan saya sedih dan sangat kehilangan sosok panutan dan kebanggaan atletik Indonesia, beliau Bapak Atletik Indonesia.

Sekarang saya hanya bisa kirim doa untuk beliau semoga segala amal kebaikannya diterima dan membawa beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.

Sosok Bob Hasan itu bapak yang selalu mendukung dalam segala kondisi dan mengingatkan bahwa hidup itu tentang bagaimana berjuang dan bersyukur.

Pengalaman paling menarik saat tampil di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro?

Pengalaman menarik yang tidak bisa dilupakan itu karena saya bisa tampil bareng atlet-atlet dunia yang biasanya cuma bisa ditonton untuk jadi contoh saat latihan. Misalnya berlatih teknik.

Maria Londa foto bersama William Claye.Maria Londa foto bersama William Claye. (Dok: Pribadi)
Banyak atlet favorit saya, tapi yang berkesan itu waktu pas ketemu William Claye di ruang makan. Saya pastikan dulu itu dia bukan sih, soalnya kan kadang aslinya beda sama di foto atau video.

Eh tahunya benar itu dia. Tapi pas sudah pasti itu benar dia, orangnya sudah jauh ternyata, ha ha ha. Jadi akhirnya ketemu lagi besoknya di lapangan terus minta foto.

Bagaimana kamu melihat peluang lolos ke Olimpiade Tokyo 2020?

Untuk Olimpiade 2020 Maria belum lolos, masih berjuang dan berharap masih bisa lolos untuk Tokyo 2020.

Saya melihat lebih banyak peluang lolos karena adanya penundaan Olimpiade 2020 ke 2021 karena virus corona ini. Karena penundaan ini latihan jadi bisa lebih panjang.

Target saya maunya di lompat jauh bisa lompat lebih jauh lagi, melebihi personal best saya 6,70 meter waktu lolos ke Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil.

Maria Londa: Saya Ingin Nikmati Waktu Sebelum PensiunMaria Londa berhasil meraih emas Asian Games dan lolos ke Olimpiade Rio de Janeiro 2016. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Kabarnya Anda menunda punya anak karena mau ikut dan berprestasi di PON 2020 Papua?

Belum tahu juga. Saya bagaimana Tuhan kasih saya saja. Sekarang latihan juga tetap jalan.

Suami dan keluarga selalu dukung apa yang jadi keputusan saya. Buat mereka yang penting saya sehat dan enjoy menjalaninya

Kabarnya Anda mau pensiun, apa benar?

Betul, ada rencana mau pensiun tapi masih menunggu momen yang tepat. Nah, saya tidak tahu kapan momen yang tepat itu.

Pastinya dalam waktu dekat ini, tapi belum tahu pasti. Rencana lain ya saya mau program untuk punya anak saja.

Target prestasi yang masih ingin dicapai sampai saat ini?

Kalau target sendiri kali ini berbeda, Maria ingin menikmati tahun-tahun terakhir bertanding dan berlatih di lapangan saja. Karena itu ada rencana mau pensiun dalam waktu dekat. (TTF/ptr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK