Hasani mengatakan, sesuai statuta, Ketua Umum PSSI bisa merekomendasikan beberapa nama kandidat Sekjen berdasarkan nama yang masuk. Dengan munculnya beberapa nama itu, Anggota Exco PSSI akan menyeleksi dan melakukan pemilihan lewat rapat Exco.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian Hasani mengakui sampai saat ini belum ada pembahasan soal posisi Sekjen PSSI definitif. Terlebih posisi Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi saat ini tidak di Jakarta, melainkan di Kalimantan. Kondisi itu tidak memungkinkan untuk membahas detail soal Sekjen definitif.
Lebih lanjut Hasani mengatakan PSSI masih fokus memikirkan masa depan kompetisi Liga 1 2020 yang terhenti sementara hingga 29 Mei akibat pandemi virus corona. Jika masa darurat berlanjut sampai Juni, kompetisi akan dihentikan total.
"Belum ada pembahasan Sekjen. Sementara kami fokus ke liga harus jalan, karena rohnya PSSI ya di kompetisi itu. Kalau liga tidak jalan, buat apa fokus ke yang lain," kata Hasani.
Belum lagi penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tidak dilakukan secara serentak di seluruh daerah. Meski Jakarta nantinya dinilai aman, tapi beberapa daerah lain masih menetapkan PSBB.
