Format Singkat Liga Champions: Pakai Satu Leg

CNN Indonesia | Rabu, 20/05/2020 11:23 WIB
Real Madrid's Uruguayan midfielder Federico Valverde (L) challenges (From 2ndL) Manchester City's French defender Benjamin Mendy, Manchester City's Spanish midfielder Rodri and Manchester City's German midfielder Ilkay Gundogan during the UEFA Champions League round of 16 first-leg football match between Real Madrid CF and Manchester City at the Santiago Bernabeu stadium in Madrid on February 26, 2020. (Photo by OSCAR DEL POZO / AFP) Manchester City vs Real Madrid. (AFP/OSCAR DEL POZO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) berencana mempersingkat kompetisi Liga Champions dan Liga Europa musim ini dengan hanya menggunakan format satu leg hingga babak semifinal.

Grup khusus yang dibentuk UEFA, Asosiasi Klub Eropa (ECA) dan liga-liga domestik Eropa mempertimbangkan untuk menggunakan format baru untuk menyelesaikan Liga Champions dan Liga Europa musim 2019/2020.

Dikutip dari AS, Liga Champions dan Liga Europa akan menggunakan format satu leg mulai babak perempat final dan semifinal untuk mempersingkat kompetisi di tengah pandemi virus corona.


UEFA berencana memulai kembali Liga Champions pada 8 Agustus mendatang menggunakan format baru. Sementara Liga Europa dimulai 6 Agustus. Keputusan akhir format itu akan dilakukan pada rapat Komite Eksekutif (Exco) UEFA pada 17 Juni mendatang.

Liga Champions masih menyisakan leg kedua babak 16 besar yang mempertemukan Juventus vs Lyon (0-1 di leg pertama), Manchester City vs Real Madrid (2-1), Bayern Munchen vs Chelsea (3-0) dan Barcelona vs Napoli (1-1).

Sementara empat klub yang sudah memastikan langkah ke perempat final Liga Champions adalah Atalanta, RB Leipzig, Atletico Madrid dan Paris Saint-Germain. Final Liga Champions 2020 akan berlangsung di Istanbul, Turki.

[Gambas:Video CNN]
Rapat Exco UEFA juga akan membahas tuan rumah Piala Eropa 2020 yang dipindah ke Juni-Juli 2021. Tiga dari 12 kota tuan rumah dikabarkan berencana mundur karena pandemi virus corona.

Terakhir Asosiasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) membantah kabar Bilbao, lewat Stadion San Mames, mempertimbangkan mundur menjadi salah satu tuan rumah Piala Eropa 2020. (har/sry)