Khabib Serang Balik Penganut Teori Konspirasi Virus Corona

CNN Indonesia | Kamis, 21/05/2020 09:38 WIB
Mixed martial arts (MMA) fighter Khabib Nurmagomedov gives a press conference in Moscow on November 26, 2018. (Photo by Kirill KUDRYAVTSEV / AFP) Khabib memiliki banyak kerabat yang jadi korban virus corona. (AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV)
Jakarta, CNN Indonesia -- Khabib Nurmagomedov tak setuju dengan anggapan bahwa virus corona yang jadi pandemi di seluruh dunia sebagai sebuah tipuan dengan menunjuk fakta bahwa banyak korban akibat virus ini di sekitarnya.

Di tengah situasi krisis dunia karena virus corona, muncul teori konspirasi tentang virus ini. Kolom komentar di akun instagram Khabib juga diwarnai komentar tersebut.


Khabib lalu membalas komentar tentang teori konspirasi virus corona.


"Lebih dari 500 orang di kawasan saya mengalami gejala pneumonia, 11 orang meninggal, dan banyak orang lain yang saat ini menjalani perawatan di rumah sakit."

[Gambas:Video CNN]

"Di desa tetangga, 14 orang meninggal dunia dalam satu malam sehingga mereka kesulitan untuk melakukan proses penguburan. Maaf, saya tidak lebih pintar dari anda," kata Khabib membalas komentar tersebut, dikutip dari RT.

Khabib saat ini tengah mendampingi sang ayah dalam proses penyembuhan. Ayah Khabib, Abdulmanap Nurmagomedov juga jatuh sakit dan positif virus corona serta sempat berada dalam masa kritis.

Khabib sebelumnya memang mengakui bahwa virus corona telah memberikan dampak mengerikan bagi orang-orang di sekitarnya.

"Saya punya dua orang kerabat, bukan sekadar orang yang saya kenal melainkan kerabat dekat, yang berada dalam perawatan ICU. Banyak orang yang saya kenal meninggal, termasuk orang tua dari teman-teman saya," ucap Khabib.

Khabib disebut bakal siap kembali bertanding di oktagon pada bulan September. Selepas fokus menjalani puasa, Khabib bakal kembali fokus menjalani program latihan.
GIF Banner Promo Testimoni


Khabib akan menghadapi Justin Gaethje dalam duel perebutan gelar kelas ringan. (ptr/ptr)

[Gambas:Video CNN]