Arwin mengatakan pengelolaan Stadion Mattoanging sudah dilakukan serah terima dari Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) kepada Dispora Sulsel pada 13 September 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PSM sudah kontrak satu musim dengan Stadion Mattoanging. Menurut informasi yang kami terima, dalam kontrak itu juga disebutkan bahwa pemeliharaan lapangan dilakukan pihak PSM. Di kami tidak ada alokasi pemeliharaan untuk itu," ucap Arwin.
[Gambas:Video CNN]
Arwin mengatakan sejak kali prtama dibangun, Stadion Mattoanging tidak pernah direhabilitasi. Kondisinya pun tidak banyak mengalami perubahan.
"Jangan bandingkan Stadion Mattoanging dengan Stadion Manahan Solo yang sudah bagus, yang sudah standar bagus. Memang wajah stadion kami seperti itu. Apalagi kondisinya sedang seperti ini, ada virus corona kompetisi juga tidak jelas kapan dimulai lagi. Kondisi ini bukan tanggung jawab kami, kuncinya saja masih di YOSS," ujar Arwin.
Sebelumnya viral di media sosial kondisi terkini stadion yang menjadi markas PSM Makassar di kompetisi Liga 1 ditanami sejumlah sayuran seperti kangkung dan sawi. Manajemen Juku Eja mengaku tidak mengetahui persoalan tersebut lantaran PSM hanya sebagai pihak penyewa dan bukan pengelola stadion.
"Kami menyewa untuk pertandingan dan latihan. Jadi selama masa pandemi dan latihan sekaligus pertandingan ditiadakan, kami tidak tahu sama sekali bagaimana kondisi stadion saat ini," kata Sulaiman Karim, Media Officer PSM Makassar kepada CNNIndonesia.com. (ttf/har)
