Negosiasi Rossi dan Petronas Diprediksi Bermasalah

CNN Indonesia | Senin, 25/05/2020 13:12 WIB
Valentino Rossi steers his Yamaha during practice for Sunday's San Marino Motorcycle Grand Prix, at the Misano Circuit in Misano Adriatico, Italy, Friday, Sept. 13, 2019. (Alessio Marini/ANSA via AP) Valentino Rossi. (Alessio Marini/ANSA via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Negosiasi antara Valentino Rossi dengan Petronas Yamaha terkait kontrak di MotoGP 2021 diprediksi akan berlangsung sengit dan muncul masalah.

Rossi santer dikabarkan akan pindah ke Petronas Yamaha setelah posisi The Doctor di tim pabrikan Yamaha digantikan Fabio Quartararo akhir MotoGP 2020.

Baik Rossi dan CEO Petronas Yamaha Razlan Razali sudah menyatakan keinginan untuk melakukan negosiasi, meski hingga kini belum ada pembicaraan resmi.


Pengamat sekaligus mantan manajer Rossi, Carlo Pernat, memprediksi negosiasi akan berlangsung sengit. Masalah akan muncul bukan karena nilai kontrak Rossi.

"Masalah dengan negosiasi antara Rossi dan Petronas buka soal uang atau sepeda motor, tapi berapa banyak anggota tim Rossi yang bisa dia bawa," ujar Pernat dikutip dari GP One.

"Sepertinya Petronas hanya akan mengizinkan Rossi membawa dua orang, yakni kepala mekanik David Munoz dan ahli telemetri Matteo Flamigni, tapi pasti Rossi ingin lebih," ucap Pernat.

[Gambas:Video CNN]
Bukan hanya Munoz dan Flamigni orang kepercayaan Rossi. Masih ada sosok Uccio Salucci, sahabat sekaligus asisten Rossi selama di MotoGP.

Lebih lanjut Pernat yakin Petronas akan menemui semakin banyak masalah. Pasalnya, Quartararo diyakini Pernat juga akan membawa anggota timnya di Petronas ke tim pabrikan Yamaha musim depan.

"Masalah bagi Petronas juga akan muncul karena Quartararo pasti ingin membawa timnya ke Yamaha, jadi Petronas pasti ingin menunjukkan kekuasaan sebagai tim," ujar Pernat. (har/sry)