Bundesliga dan George Floyd: 4 Pemain Muda Ikut Protes

CNN Indonesia | Senin, 01/06/2020 09:36 WIB
Moenchengladbach's Marcus Thuram taking the knee after scoring his side's second goal during the German Bundesliga soccer match between Borussia Moenchengladbach and Union Berlin in Moenchengladbach, Germany, Sunday, May 31, 2020. The German Bundesliga becomes the world's first major soccer league to resume after a two-month suspension because of the coronavirus pandemic. (AP Photo/Martin Meissner, Pool) Marcus Thuram. (AP/Martin Meissner)
Jakarta, CNN Indonesia -- Empat pemain muda ikut melakukan protes di atas lapangan menuntut keadilan untuk George Floyd pada pertandingan Bundesliga Jerman, 30-31 Mei 2020.

Kematian pria kulit hitam George Floyd di Minneapolis, Minnesota, mendapat respons luar biasa di luar Amerika Serikat. Pada pekan ke-29 Bundesliga, ada empat pemain muda yang ikut protes terhadap kematian Floyd.

Dikutip dari AP, keempat pemain muda itu adalah winger Borussia Dortmund Jadon Sancho (20 tahun), bek kanan Dortmund Achraf Hakimi, striker Borussia Monchengladbach Marcus Thuram (22 tahun), dan gelandang asal Amerika Serikat Schalke 04 Weston McKennie (21 tahun).


Sancho dan Hakimi menunjukkan pesan 'Keadilan untuk George Floyd' yang ditulis di kaus dalam setelah mencetak gol. Hakimi juga merayakan gol dengan membuat gesture tangan terkekang.

"Hattrick profesional pertama. Momen yang pahit secara pribadi karena ada hal yang lebih penting terjadi di dunia saat ini yang harus kita atasi dan bantu untuk perubahan. Kita harus bersatu dan berjuang untuk keadilan. Kita harus lebih kuat bersama," tulis Sancho lewat Twitter usai melawan Paderborn.

Thuram berlutut dan berdoa usai mencetak gol Gladbach saat melawan Union Berlin. Thuram meniru tindakan mantan pemain klub NFL San Francisco 49ers Colin Kaepernick yang berlutut saat laku kebangsaan Amerika Serikat sebagai bentuk protes terhadap kekerasan terhadap masyarakat kulit hitam oleh kepolisian.

[Gambas:Video CNN]
"Dia [Thuram] ingin memberi pesan. Dia membuat pesan melawan rasial, yang kami semua sangat mendukungnya. Saya yakin semua pihak mendukung, semua orang memiliki pemikiran yang sama seperti dia," ujar pelatih Gladbach Marco Rose.

Sementara itu McKennie menggunakan armband bertuliskan 'Keadilan untuk George Floyd' saat Schalke dikalahkan Werder Bremen 0-1. Pihak Schalke menyatakan dukungan untuk McKennie.

"Kami harus membela apa yang kita yakini, dan saya yakin sudah saatnya kita didengar," tulis McKennie melalui Twitter.

Floyd meninggal pada 25 Mei lalu di Minneapolis setelah polisi bernama Derek Chauvin menekan lehernya menggunakan lutut. Floyd ditangkap karena dugaan belanja menggunakan uang palsu.

Buntut kematian Floyd, aksi protes terjadi di sebagian besar wilayah Amerika Serikat. Aksi protes itu juga diwarnai perusakan dan penjarahan di sejumlah kota seperti di Minneapolis, St Paul, hingga Atlanta. (har/har)