Misi Liverpool Usai Juara Liga Inggris: Rekor 100 Poin Lebih

CNN Indonesia | Jumat, 26/06/2020 15:22 WIB
Liverpool's Fabinho scores his side's third goal during the English Premier League soccer match between Liverpool and Crystal Palace at Anfield Stadium in Liverpool, England, Wednesday, June 24, 2020. (Shaun Botterill/Pool via AP) Liverpool masih bisa memecahkan rekor poin musim ini. (AP/Shaun Botterill)
Jakarta, CNN Indonesia --

Liverpool berhasil jadi juara Liga Inggris musim ini. Mereka bisa menyempurnakan gelar tersebut dengan catatan rekor poin di akhir musim.

Liverpool telah mengunci gelar Liga Inggris dengan sisa tujuh pertandingan lagi yang mesti dimainkan hingga musim berakhir. Setelah trofi di tangan, Liverpool masih punya sesuatu yang bisa mereka kejar, yaitu rekor poin.

Rekor poin Liga Inggris era Premier League saat ini dipegang oleh Manchester City lewat catatan 100 poin yang ditorehkan oleh The Citizens di musim 2017/2018.


Dengan koleksi poin saat ini ada di angka 86 angka, Liverpool hanya butuh 15 poin tambahan untuk jadi pemegang rekor poin terbanyak sepanjang sejarah Liga Inggris era Premier League.

Liverpool's Trent Alexander-Arnold, right, celebrates after scoring the opening goal during the English Premier League soccer match between Liverpool and Crystal Palace at Anfield Stadium in Liverpool, England, Wednesday, June 24, 2020. (Phil Noble/Pool via AP)Liverpool bisa memecahkan rekor poin Manchester City. (Phil Noble/Pool via AP)

Andai Liverpool sukses menyapu bersih seluruh pertandingan tersisa, jumlah poin The Reds bakal mencapai 107 poin, catatan fantastis yang bakal sulit untuk disamai oleh tim-tim lain di musim depan.

Liverpool akan menghadapi Manchester City, Aston Villa, Brighton & Hove Albion, Burnley, Arsenal, Chelsea, dan Newcastle United di tujuh laga tersisa.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Dengan trofi Liga Inggris di tangan, Liverpool bisa bermain lebih rileks tanpa tekanan besar menghadapi tujuh laga tersisa tersebut. Hal itu justru bisa memicu Liverpool mengeluarkan kualitas terbaik.

Namun bisa jadi sisa musim ini digunakan Jurgen Klopp untuk rotasi dan istirahat sekaligus persiapan menghadapi kompetisi musim depan.

Bila pemain-pemain Liverpool sudah beristirahat sejak bulan Juli, plus mereka tak lagi bermain di Liga Champions pada bulan Agustus, Liverpool bakal dapat keuntungan lebih bugar saat Liga Inggris kembali bergulir di bulan September atau Oktober.

(ptr/har)

[Gambas:Video CNN]