INAFOC Dibentuk Hadapi Piala Dunia U-20, Menpora Jadi Ketua

CNN Indonesia | Rabu, 01/07/2020 17:26 WIB
Sekjen Golkar versi Munas Jakarta, Zainuddin Amali di kantor Dewan Pimpinan Pusat Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa, 9 Desember 2014.CNN Indonesia/Safir Makki Menpora Zainuddin Amali akan memimpin INAFOC yang dibentuk untuk menyukseskan gelaran Piala Dunia U-20 2021. (CNNIndonesia.com/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah membentuk tim penyelenggara untuk persiapan Piala Dunia U-20 2021 yakni Indonesia FIFA U-20 World Cup 2021 Organizing Committee (INAFOC) usai Rapat Internal terbatas di Istana Negara, Jakarta, Rabu (1/7). INAFOC akan diketuai oleh Menpora Zainuddin Amali yang ditunjuk oleh Presiden RI Joko Widodo.

Rapat internal terbatas yang dipimpin langsung Presiden Jokowi itu membahas tentang persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021. Rapat tersebut menghasilkan beberapa keputusan.

"Pertama, karena ini seluruh pembiayaan akan dilakukan melalui APBN, maka bentuk panitia penyelenggara yang di situ ada unsur pemerintah yakni membentuk INAFOC. Dan keputusan rapat tadi INAFOC langsung dipimpin menteri yang membidangi, yakni Menpora," kata Zainuddin dalam konferensi pers di Kantor Kemenpora, Rabu (1/7).

Terkait infrastruktur untuk Piala Dunia U-20 2021, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang mengambil alih. Sementara untuk mengurusi persiapan Timnas Indonesia di bawah tanggung jawab langsung Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

"Saya yang memimpin, jadi Ketua INAFOC. Susunannya nanti kami 1-2 hari ini akan rapat untuk merampungkan Surat Keputusan [SK] melalui Keppres [Keputusan Presiden] dulu. Kalau sudah terbit, saya akan melengkapi susunan kepanitiaannya," imbuhnya.

Menpora memastikan semua unsur Kementerian dan Lembaga, PSSI, pemerintah daerah sampai ke profesional bakal dilibatkan dalam kepanitiaan INAFOC. Sebagai Ketua INAFOC, tugas Menpora nantinya hanya mengkoordinir.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Menpora yang juga politikus Partai Golkar itu menjelaskan alasan kepanitiaan penyelenggara Piala Dunia U-20 diambil alih pemerintah lantaran seluruh pembiayaan dari APBN. Oleh karena itu, posisi panitia penyelenggara yang diambil alih pemerintah menjadi hal yang wajar.


"Mekanisme keuangan pakai APBN bisa. Bahkan melibatkan expert di bidangnya karena ini bukan pekerjaan main-main, bukan seperti lomba 17-an. Jadi saya akan lihat siapa yang berkompeten untuk terlibat dan tidak akan didominasi Kemenpora. Tapi juga ada TNI/Polri, PSSI, Kementerian dan Lembaga lain dan bidang lain yang penting untuk masuk di kepanitiaan," ujarnya.

Piala Dunia U-20 2021 direncanakan berlangsung di Indonesia mulai 20 Mei-11 Juni 2021. Enam stadion bakal dipersiapkan Indonesia untuk menghelat turnamen resmi FIFA untuk kategori kelompok umur tersebut.

[Gambas:Video CNN]

(TTF/har)