Sarri Beberkan Penyebab Juventus Dibungkam Roma

CNN Indonesia | Minggu, 02/08/2020 11:54 WIB
Pelatih Juventus Maurizio Sarri mengungkapkan penurunan mental pemain usai scudetto jadi penyebab kekalahan dari AS Roma. Maurizio Sarri menilai Juventus mengalami penurunan mental usai scudetto. (AP/Fabio Ferrari)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Juventus Maurizio Sarri mengungkapkan penyebab anak asuhnya takluk 1-3 dari AS Roma pada pekan terakhir Liga Italia di Stadion Allianz, Sabtu (1/8). Sarri mengaku pasukannya mengalami penurunan mental usai scudetto.

Juventus tidak tampil dengan skuad terbaik di laga ini. Sarri memilih untuk mengistirahatkan Cristiano Ronaldo, Paulo Dybala, Juan Cuadrado, hingga Alex Sandro.

Para pemain ini diistirahatkan agar dalam kondisi bugar saat menghadapi Lyon pada leg kedua 16 besar Liga Champions, 8 Agustus mendatang. Di leg pertama, Bianconeri takluk 0-1.


Tanpa Ronaldo di lini depan, serangan Juventus kurang menggigit meski berhasil unggul lebih dulu melalui gol Gonzalo Higuain. Alhasil, Roma bisa membalikkan keadaan jadi 1-3 berkat dua gol Diego Perotti dan satu gol dari Nikola Kalinic.

"Sedikit ketakutan dapat membantu kami. Setelah Lazio kami merasa kompetisi sudah dimenangkan dan kami mengalami penurunan mental," kata Sarri.

"Sekarang kami harus bagus karena mempertimbangkan lawan kami. Kami akan memulai dari tertinggal 0-1 dan akan sulit dalam kondisi ini."

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Setelah laga melawan Roma, para pemain Juventus merayakan scudetto yang kesembilan kali beruntun mereka raih. Gelar scudetto itu jadi yang ke-36 sepanjang sejarah klub.

Namun, keberhasilan Juventus meraih scudetto musim ini agak sedikit tercoreng. Hal ini lantaran Juventus sudah tujuh kali kalah dari 38 laga.

(jal)

[Gambas:Video CNN]