5 Fakta Unik MU vs Copenhagen di Liga Europa

CNN Indonesia | Senin, 10/08/2020 14:03 WIB
Sejumlah fakta unik hadir jelang laga Manchester United vs Copenhagen di babak perempat final Liga Europa. MU vs Copenhagen di perempat final Liga Europa. (AP/Dave Thompson)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah fakta unik hadir jelang laga Manchester United vs Copenhagen di babak perempat final Liga Europa di Stadion Koln, Selasa (11/8) dini hari waktu Indonesia. Berikut fakta unik MU vs Copenhagen di Liga Europa.

Pertandingan ini jadi pertemuan ketiga bagi kedua tim setelah MU dan Copenhagen sama-sama berbagi satu kemenangan.

MU memiliki rapor bagus ketiga melawan klub asal Denmark, dengan catatan 5 kemenangan dan 2 kali kalah dalam 8 pertandingan. Sementara Copenhagen punya rapor 1 kali menang dan 5 kali kalah lawan klub Inggris.


Di era Liga Europa, MU tidak pernah kalah setelah mencapai babak perempat final. Sedangkan bagi Copenhagen, perempat final adalan pencapaian tertinggi bagi klub asal Denmark tersebut sejauh ini.

Berikut fakta United MU vs Copenhagen di Liga Europa:

1. Man United dan Copenhagen sama-sama dilatih pelatih asal Norwegia, Ole Gunnar Solskjaer di kubu MU serta Stale Solbakken melatih Copenhagen. Kedua pelatih menjadi rekan satu tim dalam 22 pertandingan di timnas Norwegia antara 1995 dan 2000.

Keduanya juga merupakan generasi emas timnas Norwegia yang membawa kesebelasan itu menghuni peringkat kedua dalam ranking FIFA pada 1995.

[Gambas:Video CNN]

2. Semasa jadi pemain MU, Solskjaer pernah menghadapi Solbakken yang sudah jadi pelatih Copenhagen. Momen itu terjadi di fase grup Liga Champions 2006/2007. Di Old Trafford MU menang 3-0, sedang di markas Copenhagen MU tumbang 0-1.

3. MU sudah memainkan 38 pemain dalam 10 pertandingan Liga Europa sejauh ini. Catatan itu menjadi yang terbanyak dibandingkan dengan klub lain di kompetisi ini.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

4. Pelatih Solbakken memiliki sejumlah keuntungan jelang laga ini. Selain pernah melatih klub Koln yang stadionnya menjadi venue perempat final, ia juga pernah melatih sejumlah klub Inggris seperti Wimbledon dan Wolverhampton.

5. Copenhagen memiliki satu pemain yang pernah berseragam MU, Guillermo Varela. Varela tampil dalam 11 pertandingan bersama Setan Merah pada musim 2015/2016 dan bermain dengan beberapa pemain yang ada di skuad MU saat ini.

(sry/nva)