Kronologi Tawuran dan Lima Kartu Merah di PSG vs Marseille

x, CNN Indonesia | Senin, 14/09/2020 06:02 WIB
Laga Paris Saint Germain lawan Marseille diwarnai tawuran dan berujung lima kartu merah. Berikut kronologi insiden tersebut. Kerusuhan terjadi di laga PSG vs Marseille. (AP/Michel Euler)
Jakarta, CNN Indonesia --

Laga Paris Saint Germain lawan Marseille di Ligue 1 diwarnai tawuran dan berujung lima kartu merah. Berikut kronologi insiden tersebut.

Marseille berhasil mencuri gol ke gawang PSG pada babak pertama, tepatnya di menit ke-31. Thauvin sukses lepas dari kawalan pemain-pemain PSG dan menyambut umpan tendangan bebas Dimitri Payet dengan sempurna.

Setelah momen itu, PSG berusaha keras untuk mencari gol penyama kedudukan. Namun hingga memasuki menit ke-90, PSG tidak berhasil memanfaatkan peluang yang mereka dapat untuk menjadi gol.


Sesaat sebelum terjadi kerusuhan, Neymar sempat mendorong pemain Marseille yang dianggap coba membuang-buang waktu di sisa laga. Begitu laga kembali dilanjutkan, keributan terjadi di tengah lapangan.

Keributan itu bermula saat Dario Benedetto melanggar Leandro Paredes di tengah lapangan. Paredes tidak terima dengan hal itu langsung bangun dan balik mendorong Benedetto.

PSG and Marseille players clash near the end of the French League One soccer match between Paris Saint-Germain and Marseille at the Parc des Princes in Paris, France, Sunday, Sept.13, 2020. (AP Photo/Michel Euler)Terjadi keributan antarpemain di masa injury time laga PSG vs Marseille. (AP/Michel Euler)

Pemain dari masing-masing tim lalu mendekati pusat keributan. Kapten PSG Presnel Kimpembe coba melerai dan menenangkan situasi. Paredes lalu terlibat konfrontasi dengan Alvaro Gonzalez di tengah kerumunan para pemain.

Bek Kiri PSG, Layvin Kurzawa yang ikut melerai merentangkan tangan ke arah Alvaro Gonzalez yang kemudian terjatuh berguling-guling. Bek Marseille, Jordan Amavi keberatan dengan tindakan Kurzawa.

Amavi menyentuh Kurzawa dan Kurzawa yang awalnya coba melerai pertikaian malah kehilangan kesabarannya. Kurzawa dan Amavi lalu terlibat aksi pukul dan tendang sebelum pemain-pemain dari kedua kubu memisahkan mereka.

PSG's Neymar argues with the fourth official as he leaves the pitch after getting a red card during the French League One soccer match between Paris Saint-Germain and Marseille at the Parc des Princes in Paris, France, Sunday, Sept.13, 2020. (AP Photo/Michel Euler)Neymar jadi salah satu pemain yang diusir keluar oleh wasit. (AP/Michel Euler)

Situasi belum terkendali dan pemain dari kedua kubu masih saling mengumpat. Wasit Jerome Brisard coba berdiri tenang dan mengendalikan situasi. Setelah kerusuhan mereda, wasit memanggil Kurzawa dan Amavi. Ia langsung menarik kartu merah untuk kedua pemain tersebut.

Tak sampai di situ, Paredes dan Benedetto juga mendapat hukuman kartu kuning. Lantaran kartu kuning itu adalah kartu kuning kedua bagi kedua pemain, mereka juga harus keluar lapangan.

Permasalahan tidak selesai sampai di situ lantaran wasit Jerome Brisard memutuskan melihat VAR untuk memantau kejadian tawuran tersebut.

Dari tayangan ulang, Neymar kedapatan memukul bagian belakang kepala Alvaro Gonzalez saat kerusuhan terjadi. Neymar pun diberi kartu merah dan harus meninggalkan lapangan.

Laga berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Marseille.

(ptr/ptr)

[Gambas:Video CNN]