Utak-atik Formasi Liverpool Bersama Thiago Alcantara

CNN Indonesia | Jumat, 18/09/2020 14:01 WIB
Sejumlah formasi bisa digunakan pelatih Jurgen Klopp ketika Thiago Alcantara resmi sebagai pemain Liverpool. Thiago Alcantara (kanan) memberikan Jurgen Klopp beberapa opsi formasi. (AP/Hannibal Hanschke)
Jakarta, CNN Indonesia --

Liverpool tinggal menunggu waktu untuk meresmikan kedatangan Thiago Alcantara dari Bayern Munchen. The Reds dikabarkan telah menyepakati transfer sang pemain dengan Bayern di angka 27 juta poundsterling atau setara dengan Rp519,8 miliar.

Kedatangan Alcantara akan membuat lini tengah Liverpool semakin solid dan ditakuti. Selain itu, persaingan juga bakal makin ramai karena Liverpool sudah punya Jordan Henderson, Fabinho, Naby Keita, Alex Oxlade-Chamberlain, Curtis Jones, hingga James Milner.

Alcantara sendiri punya warna permainan yang berbeda sebagai pemain tengah. Ia memiliki visi permainan bagus dan skill di atas rata-rata yang bakal berguna buat Liverpool.


Berikut dua alternatif formasi Liverpool bersama Alcantara:

Formasi 4-3-3

Formasi 4-3-3 jadi favorit Klopp sejak menukangi Liverpool. Klopp memakai formasi ini karena punya dua gelandang sayap yang cepat dan produktif soal urusan mencetak gol, dalam diri Mohamed Salah dan Sadio Mane.

[Gambas:Video CNN]

Dengan formasi ini, Thiago bisa bermain di dua posisi lini tengah. Thiago bisa bermain sebagai gelandang bertahan atau sebagai gelandang box to box.

Dua peran itu bisa dimainkan Thiago dengan baik meski ia akan lebih maksimal jika diberikan kepercayaan mengatur tempo permainan tim dari lini kedua.

Posisi bermain Thiago dalam formasi 4-3-3 akan bergantung kebutuhan tim dan karakteristik lawan. Jika menghadapi tim yang punya gelandang serang bagus maka Thiago bukan sosok yang cocok sebagai gelandang bertahan karena bukan tipikal gelandang bertahan yang mengandalkan agresivitas.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Formasi 4-2-3-1

Formasi ini belakangan mulai dicoba Klopp dalam beberapa kesempatan. Dengan formasi ini, Liverpool akan bermain dengan dua pemain pivot di lini tengah. Posisi itu bisa ditempati Jordan Henderson dan Thiago.

Thiago sudah tidak asing dengan format dua pemain nomor enam dalam tim. Pasalnya, peran serupa dimainkan mantan pemain Barcelona itu bersama Bayern Munchen.

Di Bayern, Thiago berduet dengan Leon Goretzka di sektor tersebut. Thiago bertugas sebagai pemain yang mengawali serangan sedangkan Goretzka ditugaskan lebih banyak naik membantu serangan.

Hanya saja, formasi 4-2-3-1 ini akan mengubah pendekatan permainan Liverpool. Hal ini lantaran Mane dan Salah akan bermain lebih ke belakang dan ditemani seorang gelandang serang yang bisa ditempati oleh Takumi Minano.

Sementara satu posisi di lini depan akan ditempati oleh penyerang asal Brasil Roberto Firmino. Firmino sendiri lebih sering diplot sebagai striker palsu oleh Klopp.

(jal/har)